Kota Bogor

DPRD Nilai Program Sekolah Garuda Hingga MBG Dongkrak Pembangunan di Bogor Selatan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Gerindra, Said Muhamad Mohan, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan di wilayah Bogor Selatan.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Selatan itu, saat ini terdapat sejumlah program pusat yang telah dan sedang berjalan di wilayahnya. Di antaranya program Sekolah Garuda yang sudah terealisasi, serta Sekolah Rakyat yang kini tengah diikhtiarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan tahapan awal berupa persiapan lahan.

Selain itu, terdapat pula program MBG (Makan Bergizi Gratis) dari Pemerintah Pusat yang dinilai memberikan dampak multiplier effect yang besar, terutama bagi masyarakat di Kecamatan Bogor Selatan.

“Program-program dari pusat ini membawa dampak luar biasa, khususnya bagi masyarakat Bogor Selatan,” ujar Mohan usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Selatan di Hotel Pajajaran Suite, kawasan BNR, Rabu (14/1/2026).

Baca juga  Parkiran Balaikota Bogor Tidak Aman, Motor Hampir Digondol Maling

Tak hanya dari pusat, Said juga menyoroti adanya intervensi pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, salah satunya pada proyek infrastruktur Batutulis. Ia menjelaskan bahwa proses pengadaan lahan telah rampung pada APBD Perubahan 2025 dengan serapan anggaran sebesar Rp19,9 miliar.

“Selanjutnya di triwulan pertama tahun ini, kami berkomunikasi dengan DPRD Provinsi untuk sama-sama mengawal agar proses pembangunan infrastrukturnya bisa dimulai di triwulan pertama,” jelasnya.

Ia menargetkan pembangunan infrastruktur tersebut dapat rampung pada November 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat pada tahun yang sama.

Lebih lanjut, Mohan juga menyinggung kondisi wilayah Bogor Selatan yang masih memiliki sejumlah daerah rawan bencana. Ia menegaskan perlunya penanganan serius ke depan, khususnya terkait relokasi warga yang berada di zona rawan atau zona hitam.

Baca juga  Dandim 06060 Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci

“OPD dan kecamatan sebenarnya sudah memetakan wilayah-wilayah yang masuk zona hitam. Opsi yang disiapkan adalah relokasi, dan untuk lokasi relokasi yang sudah selesai saat ini berada di wilayah Pamoyanan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, DPRD akan terus mendorong Pemerintah Kota Bogor agar menyiapkan skema relokasi yang matang, termasuk memanfaatkan aset-aset milik pemerintah daerah.

“Kami akan dorong Pemerintah Kota supaya menyiapkan skema relokasi, terutama bagi warga yang berada di zona-zona hitam,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top