Kab. Bogor

Jalan Raya Kemang–Parung Berlubang, Aktivis HMI Desak Perbaikan

BOGOR-KITA com, KEMANG – Kondisi jalan raya Kemang Parung saat ini kembali rusak. Tampak di sejumlah titik ruas jalan kelas nasional ini dipenuhi lubang besar memanjang dan dalam.

Akibatnya, kerap sekali pengendara motor  mengalami kecelakaan di ruas jalan Kemang – Parung. Ironisnya, kerusakan jalan tersebut hanya diperbaiki dengan melakukan tambal sulam.

“Sudah sering kalau terjadi kecelakaan dan memakan korban luka hingga jiwa. Dari arah Kemang hingga Parung banyak yang rusak,” ungkap Sukria, seorang warga di Kecamatan Kemang, Selasa (13/1/2026).

Hal serupa diungkapkan warga lainnya Adut NS, yang mengatakan bahwa peristiwa laka lantas tunggal pemotor akibat terperosok ke lubang di jalan raya Kemang sering terjadi.

Baca juga  Tabrakan Beruntun Di Kemang, Minibus Avanza Ringsek, Tidak Ada Korban Jiwa  

“Pernah ada warga Jampang Desa Pondok Udik meninggal dunia. Infonya tadi malam kembali terjadi peristiwa serupa, pemotor kecelakaan nabrak lubang ,” ungkapnya.

Kondisi kerusakan ruas jalan raya nasional Kemang Parung dan banyaknya pengendara yang jadi korban kecelakaan, mendapat kritik tajam dari Alwy Asparin, seorang aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Lubang-lubang besar yang kerap tertutup genangan air saat hujan menjadi jebakan mematikan, terutama pada malam hari. Harusnya hal ini jadi perhatian serius pihak Kementerian Pekerjaan Umum,” cetusnya.

Alwy menegaskan, kondisi ruas jalan raya nasional Kemang – Parung yang rusak itu seharusnya segera diperbaiki secara total dan maksimal oleh Kementerian PU melalui Balai Besar Pengelolaan Jalan terkait.

Baca juga  Pusat Isolasi Kemang: 54 Pasien Masih Dirawat, Stok Obat dan Oksigen Aman

Ia menjelaskan, kondisi jalan raya Kemang – Parung yang rusak dan berlubang itu, sudah tidak layak dilalui dan sangat mengancam keselamatan para pengguna kendaraan.

“Jadi jangan terus dibiarkan atau hanya dilakukan perbaikan dengan tambal sulam. Perbaikan jalan secara maksimal sangat diperlukan agar tidak terus memakan korban.

“Jangan tunggu sampai ada korban lagi, baru bergerak. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas,” tegas putra asli Kemang ini.

‎Menurut Alwy ruas jalan Kemang – Parung merupakan jalur utama aktivitas warga. Pembiaran kerusakan jalan mencerminkan lemahnya perhatian terhadap keselamatan rakyat. Ia meminta pemerintah pusat segera turun dan melakukan perbaikan permanen.

‎”Masyarakat berharap pemerintah pusat tidak lagi menutup mata. Jika kondisi kerusakan ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan terus menambah korban kecelakaan,” tutupnya. [] Fahry

Baca juga  Zona Madina Dompet Dhuafa Tour Visit Kemang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top