Kota Bogor

Tirta Pakuan Terus Lakukan Pemulihan Untuk Alirkan Air Bersih di Zona 3B

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus melakukan recovery aliran air bersih ke wilayah Bogor Barat.

Meski relokasi pipa PVC 12″ di Batutulis akibat terkena longsor telah selesai dilakukan, namun air belum sepenuhnya mengalir ke pelanggan terutama di wilayah Kelurahan Balumbang Jaya.

Saat ini, petugas Tirta Pakuan tengah membuang angin yang terjebak didalam pipa dengan membuka hydrant dan keran wash out.

“Alhamdulillah kami sudah melewati kejadian longsor yang sangat mempengaruhi wilayah zona 3B yaitu kurang lebih ada 10 kelurahan yang terganggu,” kata Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf pada Selasa (21/11/2023).

Ardani mengungkapkan ada sekitar 30 ribu pelanggan yang sempat terhenti pelayanan air bersih akibat pipa PVC 12″ terkena longsor di Batutulis.

Baca juga  Eks PKL MA Salmun Tawarkan Solusi

Biasanya, kata Ardani recovery tersebut memakan waktu tiga hari terutama di wilayah paling jauh.

“Jadi perlu kami sampaikan pipa PVC 12″ itu melalui inline pump sehingga melalui beberapa wilayah yang tentunya sangat lama dalam hal normalisasi pengaliran,” katanya.

“Berdasarkan pengalaman kami, apabila terjadi mati inline pump, recovery butuh waktu sampai tiga hari. Jadi pada saat perbaikan selesai hari Minggu sore, sampai hari ini kami berusaha normalisasi,” ujarnya.

Namun, lanjut Ardani sebagian wilayah Bogor Barat recoveri tersebut sudah selsai dan air bersih sudah bisa dinikmati ileh pelanggan Tirta Pakuan.

“Sindang Barang pilar 1 dan 2 tadi pagi baru menyala, karena itu kami terus melakukan pembuangan angin yang terjebak dipipa,” sebutnya.

Baca juga  Jaga Kualitas Air Di Musim Hujan, Tirta Pakuan Turunkan Kapasitas Produksi

Oleh karena itu, pihaknya memerintahkan langsung Manager dan Asisten Manager bagian Trandis untuk meninjau dan mengecek ke lapangan.

Hasil peninjauan lapangan, tambah Ardani di wilayah Balumbang Jaya sudah mulai ada aliran air tapi belum bertekanan. Hal itu karena masih adanya udara didalam pipa.

Dengan demikian, pihaknya tetap siaga untuk melakukan pengiriman tangki apabila masyarakat masih membutuhkan.

“Kami berusaha terus melakukan normalisasi, mudah-mudahan malam bisa mengalir di wilayah Balumbang Jaya. Apabila pada jam sibuk, normalisasi aga sulit, karena pemakaian serentak. Kalau sudah masuk malam hari, mudah-mudahan bisa cepat,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top