Kab. Bogor

Sentul City Lakukan Edukasi Pencegahan Virus Corona

BOGOR-KITA.com, BABAKAN MADANG – Virus corona alias Covid-19 yang tengah mengguncang dunia telah membangkitkan kesadaran kolektif tentang pentingnya hidup bersih. Berbagai edukasi dan tindakan pencegahan atas bahaya corona dilakukan secara massif di mana-mana, menyusul kian bertambahnya korban virus mematikan itu di Indonesia.

Dalam rangka ikut melakukan pencegahan terhadap bahaya virus corona ini, PT Sentul City Tbk bekerjasama dengan Rumah Sakit EMC dan Starbuck Sentul City melakukan edukasi dengan melibatkan hampir seluruh staf dan karyawan perusahaan.

‘’Kami juga melibatkan masyarakat sekitar agar memiliki pemahaman yang benar dalam mencegah merebaknya penularan virus corona,’’ kata Head Corporate Communication and Government Relations PT Sentul City Tbk Alfian Mujani dalam keterangan pers diterima BOGOR-KITA.com, Rabu (11/3/2020).

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor: Curva Positif Terus Menukik, 48,  Sembuh Turun, 25

Sosialisasi dan edukasi pencegahan virus corona ini dilakukan dalam bentuk talk show dengan tagline ‘’Sentul City Tanggap Virus Corona.’’ Kegiatan yang diikuti secara antusias oleh karyawan dan masyarakat ini berlangsung di Marketing Office PT Sentul City.

Hadir sebagai narasumber Dr. Deva Bachtiar Sp.P, Spesialis paru-paru dari RS EMC Sentul City.

Secara gamblang  Deva menjelaskan mengenai bahaya virus corona yang saat ini sudah mulai masuk ke Indonesia. Menurut dia, setiap orang berkewajiban mencegah terjadinya penularan virus corona. Caranya ialah menjaga kebugaran tubuh dengan memakan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup. ‘’Yang sangat penting lagi adalah menjaga kebersihan tubuh dan mengkonsumsi vitamin-vitamin untuk menjaga kekebalan tubuh,’’ kata Deva dengan nada serius.

Baca juga  PPKM Mikro Kabupaten Bogor: Positif 96, Sembuh 99 Kasus Aktif Turun dari 355 Jadi 352 Orang

Menurut Deva, ada beberapa jenis virus berbahaya yang penularannya melalui hewan tertentu. Namun virus tersebut jika terkena matahari dalam dua menit akan mati. ‘’Yang bahaya adalah, jika virus itu menempel dalam tubuh manusia. Karenanya, setiap orang harus memberikan perhatian serius pada upaya mengurangi risiko,” katanya.

Kegiatan edukasi yang dilakukan PT Sentul City Tbk bersama RS EMC dan Starbuck Sentul City ini sangat penting, karena bisa mengurangi keresahan di masyarakat dan memberikan pemahaman yang benar apa sebenarnya corona ini dan bagaimana cara pencegahanya.

Dijelaskan oleh Deva, bahwa orang yang terpapar virus corona usianya beragam, mulai sembilan bulan hingga lanjut usia. Virus yang menyebar dari Wuhan China ini memang tak pandang usia. Namun, berdasarkan catatan medis mereka yang tak bisa diselamatkan kematian akibat terserang virus corona  rata-rata di atas usia 60 tahun. ‘’Itupun memiliki riwayat penyakit lain seperti kanker, gagal ginjal, kencing manis,’’ katanya.

Baca juga  Lab BSL-3 LIPI Cibinong Jadi Tempat Pegembangan Vaksin Sekunder Covid-19

Sejumlah peserta edukasi pencegahan virus corona ini menyambut baik dan antusias kegiatan talk shaw ini. ‘’Acaranya bagus. Kita sebagai orang awam  jadi bisa mengerti apa virus corona itu. Ternyata tidak seseram sepeti apa yang ada di berita-berita,’’ kata Iin, peserta edukasi.[] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top