Kab. Bogor

Ratusan Warga Desa Cipinang Demo Pembagian Bansos Pandemi

BOGOR-KITA.com, RUMPIN – Ratusan warga Desa Cipinang mendatangi kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Cipinang Kecamatan Rumpin. Warga mulai berdatangan sekitar pukul 08.00 WIB dan melakukan aksi demo menuntut pembagian bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah dibagi secara merata.

Pantauan media ini, aksi unjuk rasa warga tersebut sempat membuat jalan utama di depan kator Desa Cipinang tertutup dan tak bisa dilalui kendaraan. Beruntung petugas keamanan gabungan dari Satpol PP Kecamatan Rumpin, Koramil Rumpin dan Polsek Rumpin berhasil memberikan pengertian agar warga tidak menutup jalan.

“Kami minta penyaluran bansos agar dibagi secara merata. Karena banyak warga yang membutuhkan dan layak dibantu, tapi justru malah tidak terdata dan tidak kebagian,” ujar seorang warga peserta aksi, Selasa (25/8/2020).

Baca juga  Milad FWHBU ke-8 : Sinergitas dan Profesionalisme Jurnalistik Jadi Topik Utama

Aksi demo masyarakat inipun akhirnya berujung pada mediasi antara warga dan Pemdes Cipinang. Beberapa perwakilan pendemo akhirnya melakukan mediasi dengan aparat Desa Cipinang dengan didampingi Babinsa Koramil Rumpin dan Bhabinkamtibmas Polsek Rumpin. Mediasi tersebut difasilitasi dan diarahkan oleh Sekcam Rumpin. Hingga berita dibuat, belum diketahui hasil dari mediasi tersebut.

Sekretaris Desa Cipinang Endang Suhendar mengatakan, warga masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut, meminta  perhatian adanya bantuan sosial di masa pandemi. Menurutnya, Pemdes Cipinang hingga saat ini sudah menyalurkan semua jenis bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19. “Masyarakat mengaku ada yang belum menerima bansos, terutama bantuan langsung tunai (BLT) berupa uang,” jelasnya.

Baca juga  'You Are the Hero' Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Rumpin

Sementara Kapolsek Rumpin Kompol Asep Supriadi menjelaskan, pihaknya bersama Koramil Rumpin dan Unit Pol PP Kecamatan Rumpin, melakukan pengawalan atas aksi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, guna mengantisipasi dan mencegah adanya tindakan anarkis. “Kegiatan aman terkendali. Soal isi aspirasinya, kami harus dalami dulu permasalahannya,” tutup Kompol Asep Supriadi.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top