PKL di Blok F Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor

Pemkot Segera Tertibkan PKL di Blok F Pasar Kebon Kembang

BOGOR-KITA.com – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat memimpin rapat koordinasi (rakor) mengenai penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Dewi Sartika dan pemagaran Blok F, Pasar Kebon Kembang. Rakor tersebut berlangsung di ruang rapat kantor PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jalan Sukasari, Eks Gedung Shangrila, Selasa (28/5/2019).

Sejumlah pejabat dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hadir dalam rakor tersebut. Dalam hal ini, Pemkot Bogor juga turut menggandeng pihak TNI dan Polri.

Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menyampaikan, dalam rakor tersebut membahas tentang rencana penertiban dan penataan PKL di kawasan Dewi Sartika. Selain itu, PD PPJ juga berencana memagari seputaran Blok F di Pasar Kebon Kembang yang akan dilaksanakan pada H-1 Idul Fitri 1140 Hijriah.

“Ada empat hal yang akan kami lakukan disitu. Satu, kami ingin memenuhi marwah warga Ardio karena sekian puluh tahun mereka terbelenggu, untuk mengakses jalan ke dalam itu agak sulit. Insya Allah kami ingin semua PKL dibersihkan sehingga fungsi jalan kembali normal,” ujar Sekda.

Sekda melanjutkan, poin kedua pemerintah ingin mewujudkan marwah dari para pedagang pemilik kios yang sejatinya mereka kehilangan pelanggan karena telah diokupasi oleh para PKL. Ketiga, sambung Ade, pihaknya juga ingin mengembalikan marwah trotoar bagi pejalan kaki dan badan jalan untuk kendaraan sesuai fungsinya.

“Karenanya kami ingin juga membenahi para PKL yang berada di luar Pasar (Kebon Kembang), sehingga pedagang yang resmi, yang beli kios dan yang menyumbangkan PAD untuk Kota Bogor diberikan hak jaminan dagang yang benar,” katanya.

Keempat, masih dikatakan Ade, mengenai Blok F di Pasar Kebon Kembang sudah tiga tahun berlalu tak kunjung diperbaiki. Oleh karenanya, dia menegaskan bahwa tahun ini akan segera dilakukan revitalisasi yang akan berjalan setelah lebaran.

“Bahwa kami sudah sepakat, dengan diawali komunikasi oleh Dirut (PD PPJ) dengan para tokoh dan pedagang di Blok F itu untuk dilakukan pemagaran. Jadi Insya Allah tidak ada maksud apapun, memagari ini merupakan langkah awal dimulainya pembangunan Blok F Pasar Kebon Kembang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PD PPJ Kota Bogor, Muzakkir mengatakan, rencana pemagaran Blok F Pasar Kebon Kembang akan dilaksanakan pada malam H-1 lebaran. Dia mengaku telah menjalin komunikasi intens perihal pemagaran dan merelokasi ratusan pemilik kios di Tempat Penampungan Sementara (TPS) pada pasar tersebut.

“Yang pasti kita akan melakukan pemagaran (Blok F) pada malam takbiran. Kami sudah beberapa kali bertemu dengan pihak Paguyuban Pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang membahas hal itu. Memang yang sampaikan belum ada komitmen 100 persen dan intinya jika yang mereka inginkan bisa diakomodir oleh kami, ya bagi kita itu sudah selesai,” kata Muzakkir.

Mengenai kesediaan TPS, Muzakkir mengaku telah menyiapkannya sebanyak 178 kios sementara yang lokasinya tidak jauh dari Blok F Pasar Kebon Kembang. Namun jumlah tersebut tidak cocok dengan data yang dimiliki pihak paguyuban pedagang Blok F. Menurut data dari paguyuban pedagang sendiri terdapat 154 pedagang.

“Jadi siang hari ini saya instruksikan tim PD Pasar dengan pihak mereka turun ke lapangan untuk mengecek bersama perihal berapa jumlah pedagang di Blok F tersebut,” tegasnya. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *