Kab. Bogor

Pemkab Magetan Belajar Kelola Sampah di Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi

BOGOR-KITA.com, CIAWI – Pemerintah Desa Banjarwaru menerima kunjungan kerja (kunker) Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Magetan beserta jajaran beberapa hari lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur Saif Muchlissun, mengatakan kunjungan mereka ke Unit Pengolahan Sampah Desa Banjarwaru Kabupaten Bogor untuk belajar dalam pengelolaan sampah.

“Studi banding tentang peraturan daerah terkait retribusi kebersihan serta mekanisme penagihan retribusi kepada masyarakat termasuk pengelolaan sampah di Unit Pengolahan sampah,” ungkap Saif dalam rilis diterima BOGOR-KITA.com, Sabtu (29/5/2021).

Lanjutnya, DLH Kabupaten Magetan ingin belajar dari Desa Banjarwaru yang sudah berhasil dan memulai dalam penanganan sampah berbasis sumber dan teknologi.

Baca juga  Ade Yasin Bersama Polres Bogor Kerjasama Tingkatkan Pelayanan

“Kami juga sangat tertarik dengan penataan Unit Pengolahan Sampah yang sangat ramah lingkungan dan terkesan tidak seperti tempat pembuangan sampah bahkan ada tempat untuk refreshing dengan adanya perkebunan palawija,” sambungnya.

Saif Muchlissun, selaku kepala rombongan dalam studi banding tersebut sangat berterima kasih dan bersyukur atas sambutan dari Pemdes Banjarwaru yang telah menerima dengan sangat baik.

“Kedatangan kami semua ke Banjarwaru ini untuk belajar mengenai cara pengelolaan sampah, dan kami sangat tertarik dengan cara metode pengelolaan sampah berbasis sumber dan teknologi yang diterapkan di Desa Banjarwaru walaupun masih terbilang baru berjalan tapi ini adalah sebuah bukti bahwa mengelola sampah itu harus berdasarkan dari kepedulian dari masyarakat dan pihak pemerintah yang bersinergi dan ini sangat dibuktikan di desa Banjarwaru ini,” lanjut Sekdis PMD Kabupaten Magetan Yuni Pratiwi.

Baca juga  Boling di Tamansari, Plt Bupati Bogor Pastikan Samisade Cair dalam Waktu Dekat

Yuni Pratiwi mengucapkan terima kasih karena pihaknya diterima dengan baik oleh Pemdes Banjarwaru dan Lembaga Desa, Kepala Desa dan Ibu Kepala Desa, Sekretaris Kecamatan Ciawi dan Komunitas Ecovillage Palayangan.

“Kunjungan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami, untuk kami sampaikan ke kepala desa supaya dapat menyisihkan dana untuk pengadaan alat Incenerator guna mengatasi masalah sampah di desa,” ucap Yuni.

Kepala Desa Banjarwaru Abdul Rahman mengatakan bahwa masalah sampah menjadi masalah nasional bahkan dunia bukan hanya di daerah.

Dengan pertumbuhan penduduk yang terus bertambah dan sektor ekonomi terus berkembang akan semakin bertambah volume sampah sehingga  menjadi beban. “Maka dari itu kami pemerintah desa yang dibantu dalam pelaksanaannya bersama satgas yang kami bentuk untuk mengelola dan membuat Unit Pengolahan Sampah Induk, yang sementara ini bari mengatasi 50% dari jumlah RW yang ada di desa kami semoga nantinya bisa semua RW terlibat dalam pelaksanaan Unit Pengolahan Sampah ini,” ujar dia.

Baca juga  KLHK 'Gerebek' Lokasi Galian di Desa Rumpin

Selanjutnya Kepala Desa Banjarwaru mengajak rombongan ke daerah konservasi lingkungan yang berada tidak jauh dari Unit Pengolahan Sampah, dan kebetulan ini merupakan dan akan menjadi cikal bakalnya tempat wisata desa yang berbasis kearifan lokal dan lingkungan yang masih baik dengan dijaganya potensi sumber daya alam yang ada. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top