Tenaga perencana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berkunjung ke Pemkot Bogor bersama Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)-IPB, Jumat (1/2/2019).

Pemkab Anambas Belajar AKIP dan Smart City ke Pemkot Bogor

BOGOR-KITA.com – Daftar pemerintah daerah yang berkunjung dalam rangka studi banding ke Pemkot Bogor sudah cukup panjang. Daftar itu semakin panjang menyusul kunjungan tenaga perencana di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas yang berkunjung ke Pemkot Bogor bersama Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)-IPB

Rombongan diterima Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Kota Bogor Amik Herwidyastuti dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Erna Hernawati di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat (1/2/2019).

Pimpinan rombongan dari P4W LPPM IPB, Arief Rahman menjelaskan tujuan kunjungan ini untuk menggali pengalaman dari Pemkot Bogor. Kegiatan ini berkaitan dengan lokakarya yang diselenggarakan P4W IPB yang diikuti tenaga perencana dari Pemkab Kepulauan Anambas.

“Karena lokakarya ini di Bogor maka akan banyak pengalaman berharga yang bisa dibagi Pemkot Bogor kepada Pemkab Kepulauan Anambas,” katanya.

Dia menyebutkan, ada beberapa kebutuhan yang sama antara Pemkot Bogor dengan Pemkab Anambas, seperti bagaimana akuntabilitas kinerja bisa semakin ditingkatkan.

Baca juga  Logo Smart City, Gabungan Futuristik dan Karakter Kota Bogor

“Hari ini kami yakin peserta banyak mendapatkan inspirasi dari apa yang sudah dipaparkan Pemerintah Kota Bogor,” ujar Arief.

Menurutnya, inti dan hal yang paling mendasar yang diperoleh dalam kunker ini adalah dukungan dan komitmen dari pimpinan daerah.

“Itu hal yang paling mendasar, utama dan syarat mutlak kalau akuntabilitas (AKIP) ingin ditingkatkan. Nah ini yang terjadi di Kota Bogor dan akan ditiru oleh Pemkab Kepulauan Anambas,” katanya.

Arief menyebutkan lokakarya tersebut diikuti tenaga perencana sebanyak 35 orang. Lokakarya sendiri sudah berlangsung tiga kali dan baru kali ini timnya bisa berkunjung ke Pemkot Bogor. [] Admin/Humpro Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *