Regional

Pangandaran Bakal Punya Nature Aquarium Terbesar di Dunia

BOGOR-KITA.com, PANGANDARAN – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Pangandaran Jawa Barat, Senin (3/5/2021) untuk meninjau proyek PIAMARI (Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute).

Jika sudah jadi nantinya akuarium dengan panjang sekitar 47 meter, lebar rata-rata 3 meter, dan kedalaman 3 meter, dengan akrilik setebal 8 sentimeter itu akan menjadi nature aquarium terbesar di dunia.

Saat ini, rekor tersebut masih dipegang oleh Oceanário de Lisboa di Portugal yang panjangnya mencapai 40 meter.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono berharap nantinya akuarium tersebut akan menjadi ikon bagi Indonesia dan dunia.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Trenggono juga sempat berdiskusi dengan mantan bosnya di KKP, yakni mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Baca juga  Pemdaprov Jabar Bantu Rp100 Miliar untuk Pariwisata Pangandaran

Susi menyampaikan, pembangunan PIAMARI merupakan salah satu mimpinya saat dia menjabat. Karena itu, dia berpesan kepada Menteri Trenggono untuk melanjutkan, membuat PIAMARI agar menjadi sentra kelautan dan perikanan, menjadi destinasi eduwisata bahari dan riset teknologi kelautan dan perikanan yang semakin baik.

Dalam siaran pers di website kkp.go.id Senin (3/5/2021), Menteri Trenggono menyampaikan masih perlunya penataan dan peningkatan kualitas akuarium PIAMARI di beberapa bagian agar dapat memaksimalkan konsep edukasi wisata serta menjaring wisatawan.

“Konsepnya sudah bagus, letaknya juga sudah sangat strategis, namun ada dua hal atau bagian yang perlu diperbaiki, dikoreksi, di antaranya terkait penataan profiling ikan-ikan yang diperlihatkan di sini, agar edukasinya sampai. Lalu yang kedua terkait unsur-unsur rekreasinya, perlu perbaikan, penataan lagi dan juga penambahan,” kata Menteri Trenggono.

Baca juga  Langkah Awal Reaktivasi, Pemprov Jabar Luncurkan KA Pangandaran

Ia juga berharap pembangunan akuarium PIAMARI ini tidak berhenti di Pangandaran, tapi bisa dibuat di daerah lainnya di Indonesia. Untuk itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kompleks PIAMARI mulai dibangun sejak tahun 2017, di dalamnya terdapat tiga bangunan utama, yaitu Gedung Akuarium, Gedung Riset, dan Dormitory.

Gedung Akuarium memiliki luas 6.912 meter persegi. Terdapat tiga akuarium raksasa, yang masing-masing diberi nama sesuai dengan peruntukan atau bentuknya, yaitu Schooling Aquarium, Tunnel Aquarium, dan Main Aquarium atau Theatre Aquarium.

Daftar koleksi ikan yang saat ini dipelihara di Schooling Aquarium PIAMARI sebagian besar adalah ikan yang hidup di perairan Pangandaran. Koleksi ikan ini ada yang diperoleh melalui belanja APBN Pusat Riset Kelautan, dan ada juga yang merupakan sumbangan baik pribadi maupun institusi.

Baca juga  JIM 2019, Jadikan Pangandaran Destinasi Wisata Kelas Dunia

Untuk Museum Bahari, akan ditampilkan materi-materi pamer berupa program dan kegiatan KKP serta koleksi-koleksi lainnya, seperti Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), fosil-fosil ikan, instrumentasi yang menggambarkan teknologi kelautan dan perikanan. [] Imam

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!