Korban ditemukan oleh keponakan dalam keadaan sudah meninggal, Jumat (6/3/2020).

Dua Bersaudara di Purwakarta Tewas di Rumah Sendiri

BOGOR-KITA.com, PURWAKARTA, – Dua warga Purwakarta, yakni Barak (77) dan Fatmah (76) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Kapten Halim No 94, persisnya di Kelurahan Nagrikidul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jumat (6/3/2020).

Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan, melalui Paur Humas, Ipda Tini Yutini, membenarkan peristiwa penemuan dua mayat tersebut. Tini mengatakan, keduanya ditemukan tewas di satu bangunan rumah yang sama pukul 06.00 WIB.

Tini menyebut, saat petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Barak ditemukan meninggal di kamar tengah dalam keadaan terlungkup di atas tempat tidurnya, sementara Fatmah ditemukan di dalam kamar belakang dalam keadaan telungkup di atas lantai. Kedua korban tinggal di rumah tersebut hanya berdua dikarenakan Fatmah seorang janda dan Barak belum pernah menikah.

“Korban ditemukan oleh Wardah (40) yang merupakan keponakan korban,” kata Tini, Jumat (6/3/2020).

Tini menjelaskan, peristiwa penemuan mayat yang merupakan dua bersaudara berawal ketika saksi Wardah hendak mampir ke rumah kedua korban sebelum pergi belanja ke Pasar Rebo Purwakarta.

Baca juga  Musim Penghujan, Warga Purwakarta Diminta Waspada Bencana Alam

“Setibanya di rumah korban saksi mencium bau bau busuk menyengat, namun saksi tak berani masuk ke dalam rumah sehingga saksi memberitahukan kondisi tersebut ke Nina yang juga merupakan keponakan kedua korban,” jelas Tini.

Tak lama kemudian, kedua saksi tersebut bersama-sama mengecek ke dalam rumah, ternyata kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan kondisi kedua korban sudah membusuk.

“Beberapa hari sebelum ditemukan meninggal, salah satu korban yakni Fatmah sempat mengeluh sakit ke salah seorang tetangganya,” jelasnya.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. “Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi. Keluarga menerimanya sebagai takdir dan membuat surat pernyataan untuk tidak di lakukan autopsi,” ujarnya. [] Heru

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *