Kota Bogor

Antisipasi Kenaikan Harga Sembako, Pemkot Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Tamara, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat pada Rabu (13/3/2024).

GMP ini kolaborasi antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMdagin) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP.

Sekda Kota Bogor, Hj Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan, digelarnya GPM ini atas dasar adanya kenaikan harga sembako di Kota Bogor.

Dibandingkan tahun lalu, lanjut Syarifah kenaikan harga sembako tahun ini bisa lebih dikontrol. Seperti dari harga cabai tahun lalu mencapai Rp80 ribu, sekarang di kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu.

“Yang banyak dikeluhkan adalah kenaikan harga beras premium maupun SPHP. Untuk itu kami juga telah menggelar Bulog siaga atau Bulog peduli turun ke semua daerah di Kota Bogor. Kami menyambung kegiatan GPM, setelah beberapa kali mengadakan Bulog siaga dibeberapa titik,” ucap Syarifah.

Baca juga  Setelah Peta 68 Kelurahan, BPPN Lanjut Bikin Peta Lengkap Kota Bogor

Syarifah mengungkapkan, bahwa pihaknya akan menggelar kegiatan GMP imi sebanyak sembilan kali hingga menjelang Idul Fitri 2024.

Hal ini, kata Syarifah dilakukan atas kerjasama dengan GS Fresh mart dan agar harga lebih murah dari harga di pasaran.

“Kegiatan ini ditunggu oleh masyarakat, sehingga GPM selalu habis ketika digelar. Pemerintah melakukan ini agar masyarakat tidak perlu mengeluarkan transport untuk berbelanja dan mendapatkan harga relatif murah dengan kualitas bagus,” katanya.

Sementara, Kepala DinKUKMdagin Kota Bogor, Firdaus menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan bekerjasama dengan PT. GS Fresh yang ada di Boxies 123 mall.

Menurutnya, ni merupakan tindak lanjut Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diketuai Sekda Kota Bogor dengan GS Fresh.

Baca juga  Pemkab Bogor Gelar Pangan Murah di Pasar Cibinong

“Ini kami selenggarakan sampai 3 April 2024 dan dilaksanakan di 9 kelurahan. Dimana kami menjual 37 item dan mudah-mudahan tujuan GPM ini adalah antisipasi kenaikan sembako dalam bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 2024,” ujar Firdaus.

Saat ini, lanjut Firdaus pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan beberapa provider agar bisa menyelenggarakan hal seperti ini, sebab perbedaan harga Rp1.000 hingga Rp2.000 dengan dipasaran.

“Kami mengambil langkah mengintervensi sambako dan kebutuhan rumah tangga. Kami berikan layanan menjual harga murah dengan kualitas baik. Adapun sasaran kami sebanyak 9 kelurahan, mulai hari ini dan berakhir di kelurahan Tanah Sareal. Sasaran 300 warga masyarakat atau Kepala Keluarga (KK). Kami juga akan mempersiapkan OPM bazaar di Balai Kota Bogor,” paparnya.

Baca juga  Tolak GLOW Kebun Raya Bogor, Budayawan Unjuk Rasa di Balai Kota

Ditempat yang sama, Kepala DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan Bulog Bogor dalam GPM ini. Dalam kegiatan ini pihaknya menyediakan 2 ton beras.

“Jadi setiap gelaran GPM, tersedia 2 ton beras SPHP dengan harga murah,” kata Chusnul. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top