Pendidikan

Alumni IPB University Wakafkan Tanahnya untuk Bangun Pesantren Pemuda Agropreneur

BOGOR-KITA.com, SUBANG – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, Yayasan Askar Kauny bekerja sama dengan Yayasan Desa Hijau Sejahtera (Yayasan SAHIRA) dan IPB University melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Hikmah SAHIRA. Selain membangun masjid, tiga instansi ini juga secara resmi membuka Pesantren Pemuda Al-Hikmah Askar Kauny. Pesantren ini dibangun di atas tanah wakaf seluas dua hektar dari total kawasan seluas 15 hektar yang berlokasi di Desa Cisampih – Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Agus Masykur Rosyadi, SSi, MM, Wakil Bupati Subang hadir dalam acara ini. Menurutnya, peran pemuda dan santri dalam membangun peradaban bangsa akan selalu dinantikan. Baik dalam bidang keagamaan maupun bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca juga  Ridwan Kamil Resmikan Kampus IPB Sukabumi dalam Dies Natalis ke-58 IPB University

Menurut Ustad Bobby Herwibowo, Pembina Yayasan Askar Kauny, kehadiran wakil bupati Subang ini merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah atas gerakan strategis yang sudah dilakukan Askar Kauny dalam membangun bangsa dan negara.

“Insya Allah di atas tanah 15 hektar ini kami akan membangun anak-anak muda menjadi hafizh Al Quran, bertaqwa, rajin ibadah, sholeh, sekaligus kita berikan skill agropreneur,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tanah seluas 15 hektar yang menjadi lokasi pesantren merupakan milik Ir H Toto Suwito, Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University (Genksi 14/77). Tanah ini diwakafkan untuk Pesantren Pemuda serta Pesantren Lansia/Warga Senior. Dalam kawasan ini, akan dibangun juga kawasan ekowisata seperti Rumah Kebun, Central Park dan Kawasan Budidaya yang akan ditata secara asri.

Baca juga  IPB: Kunci Pepet dan Asam Gelugur Terbukti Mampu Bikin Langsing

Ir H Toto Suwito selaku pemilik lahan dan pendiri Yayasan Desa Hijau Sejahtera (SAHIRA) mengungkapkan, “Anak-anak sholeh hafizh Al Quran ini dibekali Ilmu kewirausahaan di bidang pertanian (agropreneur). Harapannya, mereka kelak bisa mandiri secara ekonomi bagi dirinya dan bagi masyarakat, menjadi Santri Tangan di Atas (Pemberi).”

Menurutnya, lahirnya pesantren Pemuda Agropreneur ini begitu penting untuk meningkatkan pengamalan ajaran Islam dalam keseharian santri pemuda. Yaitu meningkatkan peran santri dalam kegiatan produktif di keluarga dan lingkungannya dalam bidang agrobisnis terpadu, mendukung ketahanan pangan berbasis teknologi, kewirausahaan, ekowisata dan energi terbarukan.

“Pada masterplan yang sudah disepakati, ke depannya Pesantren Al-Hikmah Kauny tidak hanya diperuntukkan untuk pendidikan para santri, melainkan juga para lansia yang ingin belajar Al-Qur’an dan keilmuan Islam lainnya,” imbuhnya. [] Hari

Baca juga  Sekjen Kemendikbudristek Ir. Suharti, M.A., Ph.D., Berjualan Bunga Demi Bisa Beli Es Lilin
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top