Kab. Bogor

Abah Amat, Kakek 73 Tahun asal Kecamatan Kemang Tetap Gigih Berjualan

Abah Amat (73) tetap semangat mencari rejeki di tengah pandemi yang membawa dampak kesulitan ekonomi.
Abah Amat (73) tetap semangat mencari rejeki di tengah pandemi yang membawa dampak kesulitan ekonomi.

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Pandemi covid-19 memang benar – benar telah menggoyahkan berbagai sendi kehidupan masyarakat. Gangguan kesehatan, kesulitan ekonomi mulai dari penurunan penghasilan bahkan hingga pengangguran, adalah dampak negatif yang dirasakan.

Di tengah beragam masalah tersebut, pemerintah terus berusaha mencari solusi dan penanganan pandemi dan dampaknya, baik lewat program bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi nasional.

Di sisi lain, masyarakat memang harus tetap semangat dan kuat dalam menjalani tantangan ini. Setidaknya, semangat berjuang ini dicontohkan oleh seorang lelaki berusia lanjut di wilayah Kecamatan Kemang yang tetap berusaha jualan apa saja dengan berkeliling.

“Saya harus tetap semangat dalam hidup, makanya saya keliling jualan apa saja, yang penting halal. Untuk biaya hidup dan bantu anak cucu yang kesulitan, apalagi sekarang banyak corona,” ungkap Amat (73)  warga Kp. Poncol RT 2 RW 1 Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Minggu (7/3/2021).

Baca juga  Pelatihan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Desa Kemang

Lansia yang mengaku punya 6 anak dan beberapa cucu ini menuturkan, dirinya memang sudah terbiasa usaha sejak usia muda.

“Saya sih jualan apa saja, daripada diam di rumah. Anak dan cucu sih ada juga yang melarang karena usia saya sudah tua. Tapi saya tetap usaha, agar bisa bantu anak cucu,” ujar Amat dengan nada suara yang bergetar namun tampak tegar.

Saat ditanya apakah mendapatkan bantuan pemerintah, lelaki tua ini dengan suara jelas dan tegas serta lafal artikulasi kalimat yang bagus mengatakan jika dirinya sudah mendapat bantuan sosial.

“Alhamdulillah saya sih dapat BLT (bantuan langsung tunai-red) dan Bansos (bantuan sosial-red) dari desa lewat pak RT dan pak RW. Dapat BLT 3 bulan sekali,” paparnya.

Baca juga  Setahun Covid-19, Pemkot Bogor Lakukan Sejumlah Langkah, Genap Ganjil Paling Efektif

Ditanya soal program vaksin corona apakah dirinya sudah mendapatkan undangan, sambil membenahi 10 sisir pisang dagangannya, lelaki lansia ini menggelengkan kepala.

“Belum. Semoga saja kita semua sehat badan dan berkah rejeki. Semoga itu si corona juga segera pergi dari sini (Indonesia-red),” pungkasnya sambil berdo’a. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top