11 5

Warga Curhat Mengenai Kondisi Wilayahnya ke Wali Kota

BOGOR-KITA.com – Para pengurus RT dan RW serta warga yang berasal dari kelurahan maupun kecamatan Se-Kota Bogor memanfaatkan acara Workshop Bogorku Bersih Tingkat RT yang dilaksanakan Panitia Lomba Bogorku Bersih 2 Se-Kota Bogor di Graha Pena Radar Bogor untuk secara langsung menyampaikan keluhan, pengaduan maupun permohonan bantuan bagi wilayahnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Sabtu (10/06/2017).

Kurang lebih ada 15 warga Kota Bogor yang secara langsung menyampaikan permasalahan yang ada di wiilayahnya masing-masing. Mulai dari permohonan bantuan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana hingga reward bagi kelurahan yang menjadi juara pada kegiatan Bogor Bersih 2016. Mayoritas keluhan yang disampaikan terkait penanganan
masalah sampah.

Diawali Mupangat warga RT 03 RW 6, Kelurahan Ciparigi yang mengungkapkan kurangnya sosialisasi bagi warga terkait manfaat lubang biopori yang menurutnya mampu mengurangi dampak banjir, lubang biopori selain mengurangi dampak banjir juga mendukung produktivitas bagi tanaman pisang warga Ciparigi.

Elan warga Pamoyanan, Sartinah dari Kelurahan Genteng, Heri.S warga RW 8, Kelurahan Kencana yang mengeluhkan terkait tempat penampungan sampah.

Bahkan Heri mengaku sampah diwilayahnya diangkut oleh truk lain yang mengenakan tarif cukup tinggi padahal diwilayahnya terdapat Bank Sampah Griya Amanah yang telah berjalan selama 4 tahun, namun ketiadaan tong sampah dan gerobak untuk mengangkut menjadi kendala tersendiri. Selain itu, dirinya meminta bantuan agar Pemkot Bogor membantu menyediakan bangunan permanen bagi kelangsungan bank sampah di wilayahnya.

Ketua RT 2 RW 5 Tegal Gundil tepatnya warga Villa Citra yang juga mengeluhkan keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalan Pandu Raya karena membuang sampah cair hingga masuk ke pemukiman.

Sementara itu warga RW 13 Kelurahan Kencana mengeluhkan jalan rusak dan hal itu telah berjalan selama 6 tahun. Diharapkan ada tindaklanjut dari Pemkot Bogor, sebelum rusak warga bergotong royong membangun jalan dengan swadaya masyarakat dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 150 juta.

Ada juga warga RW 10 Kelurahan Tanah Baru yang meminta bantuan pembangunan Poskamling.

Menanggapi semua keluhan warga, Wali Kota Bogor Bima Arya yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ellia Buntang, menyampaikan akan segera berupaya memperbaiki dan mengkoordinasikan dengan dinas terkait.

“Untuk Biopori khususnya, beberapa wilayah yang mengikuti lomba Bogor Bersih diperlukan pertimbangan lokasi karena salah satunya di Griya Katulampa berdasarkan informasi lahannya berpasir dan baru beberapa puluh centimeter dibor muncul air. Untuk jalan saya akan periksa secepatnya, untuk perbaikan sarana prasarana bisa melalui pokir anggota dewan maupun melalui dinas terkait,” kata Bima. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *