Ulama Apresiasi Program Ade Yasin – Iwan Setiawan

 

BOGOR-KITA.com – Pasangan Calon Bupati Bogor Hj.Ade Yasin dan Calon Wakil Bupati H.Iwan Setiawan (HADIST) dalam visi-misinya berkomitmen untuk menjadikan ulama dan habaib sebagai sandaran utama dalam merumuskan dan menjalankan berbagai program pembangunan, khususnya untuk kemaslahatan umat Islam. Komitmen pasangan HADIST ini tak pelak menuai dukungan dari kalangan ulama dan habaib.

Dukungan terbuka datang dari Al Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf, pimpinan Majelis Syababul Kheir. Dalam pernyataan sikapnya yang diterima redaksi sejumlah media massa di Bogor, Minggu (25/3/2017), Habib Mahdi menyatakan pasangan HADIST telah berkomitmen untuk membantu syiar dakwah Islam dan mengembangkan peran Majelis Ta’lim se Kabupaten Bogor.

“Pasangan Ade Yasin – Iwan Setiawan juga berkomitmen untuk menjaga generasi muda Islam dari kerusakan akidah dan moral. Salah satunya, yaitu menutup ruang untuk penyakit masyarakat LGBT yang bersumber dari pergaulan bebas. Tentu saja itu patut diapresiasi, karena tanpa political will dari pemimpin daerah, penyakit LGBT bisa merebak di mana-mana,” kata Habib Mahdi.

Dalam surat pernyataan sikapnya, Habib Mahdi juga mengapreasiasi niat Ade Yasin-Iwan yang akan kembali menggulirkan program pemberantasan dan pencegahan penyakit sosial masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba dan kegiatan prostitusi di tempat hiburan malam (THM) yang pernah dijalankan semasa Bupati Rachmat Yasin menjabat, yaitu program Nongol Babat (Nobat).

“Program Nobat sangat bagus, dan pasangan HADIST siap melanjutkan program tersebut. Tentu saja para ulama dan habaib menyambut gembira komitmen Bu Ade Yasin dan Pak Iwan yang akan menggulirkan program-program prioritas untuk kemaslahatan umat Islam. Oleh karena itu, pasangan HADIST sangat layak didukung oleh seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor,” ujar pimpinan majelis yang jamaahnya puluhan ribu orang ini.

Atas hal itu, Habib Mahdi menginstrukan kepada seluruh Ketua Divisi Majelis Syababul Kheir dan Kordinator Wilayah Kecamatan sampai ke tingkat Desa se Kabupaten Bogor untuk bersama-sama dengan jamaah, simpatisan serta relawan Majelis Syababul Kheir (SYAM) bahu-membahu bergerak dan bekerja untuk memenangkan pasangan HADIST.

” Dalam upaya pemenangan ini, tentunya harus mematuhi aturan perundang-undangan, tidak bertentangan dengan norma agama Islam. HADIST Harus menang terhormat dengan restu ulama dan habaib, tidak merendahkan pihak manapun, tidak mengecilkan siapapun dan bersikap santun. Dengan demikian, kemenangan HADIST diberkahi oleh Allah SWT,” pungkas Habib Mahdi.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Mathlaul Anwar (MA) Kabupaten Bogor, H.Abdul Aziz Sarnata, mengaku sangat terkesan dengan keinginan dan komitmen pasangan HADIST untuk menjadikan para ulama dan habaib sebagai rujukan dalam musyawarah serta penyusunan dan pelaksanaan program-program bila mendapat amanah memimpin Kabupaten Bogor.

“Saya mengenal baik Ibu Ade Yasin dan Pak Iwan Setiawan. Selama ini, keduanya konsisten memenuhi undangan serta menemui ulama dalam berbagai kesempatan. Dan keduanya pun selalu hadir di tengah umat ketika acara-acara besar Islam. Dan saat menjabat di DPRD pun keduanya konsisten mendorong penganggaran untuk kegiatan dan kepentingan umat,” imbuh Aziz. []Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *