IMG_5695 copy

Tahap Awal KTP-nisasi Targetkan 300 Pohon

BOGOR-KITA.com – Ada tiga manfaat dari KTP-nisasi sejumlah pohon di Kota Bogor. Pertama, urgensinya untuk mengantisipasi pohon tumbang (bencana). Kedua, untuk pelestarian lingkungan supaya pohon itu bisa diregenerasi. Lalu yang ketiga untuk ilmu pengetahuan dan riset. Demikian hal tersebut diungkapkan Walikota Bogor Bima Arya disela kegiatan pemeriksaan pohon di Jalan Ir. H. Juanda Bogor, Selasa (09/08/2016).
Tahap pertama KTP-nisasi pohon yang bekerjasama dengan Litbang Kehutanan ini menargetkan 300 pohon yang berada di pusat kota. Setelah selesai baru akan dilakukan di wilayah lainnya. “Kami mulai dari sekeliling Kebun Raya dan Istana, Jalan Pajajaran, Jalan Ahmad Yani, serta Jalan Pemuda,” ujar Bima. “Kenapa di pusat kota karena banyak pohon yang sudah tua,” imbuhnya.
Bima menambahkan, hasil dari KTP-nisasi pohon ini akan dikoneksi dengan database di Command Center Balaikota sehingga bisa terus diakses dan diupdate. “Misalnya berapa persen kondisi pohon yang sudah keropos, berapa persen yang kondisinya sudah diatas 50 tahun, semua ada di data tersebut,” jelas Bima.
Masih menurut Bima, warna KTP pohon tersebut terbagi tiga, warna merah menandakan kondisi pohon sudah rapuh atau keropos. Artinya pohon harus dipotong atau dipangkas dan bagi warga yang melihat tanda ini diimbau untuk tidak berteduh dibawahnya. Warna berikutnya yaitu kuning, yang menandakan kondisi pohon sedang sakit dan harus mendapat perawatan. Sedangkan warna hijau menandakan kondisi pohon sehat atau aman. [] Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *