Salut, Pawai Budaya HJB ke-533 akan Jadi Sejarah

Bima tunggang kuda hitam

BOGOR-KITA.com –  Pawai Budaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-533 akan jadi catatan sejarah yang diyakini akan sulit dilupakan sampai kurun waktu panjang. Selain karena  kemeriahannya, juga karena kemasan acaranya yang kreatif, atraktif sekaligus substantif.

 

Kemeriahan pawai budaya yang berlangsung, Sabtu (30/5/2015), seketika terasa dari banyaknya penonton  yang berjejer di sepanjang Jalan Jendral Sudirman sampai pintu Istana Bogor, yang dijadikan  rute pawai kendaraan hias.

Walikota Bogor yang berada di barisan paling depan memimpin pawai dengan menunggang kuda warna hitam merupakan peristiwa yang akan selalu terkenang. Unik dan penuh makna. Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, Ketua DPRD Untung Maryono, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arh. Rakhmat Santoso, Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan juga menunggang kuda. Sekalig lagi mrupakan sebuah pemandangan langka yang akan lama dikenang.

Di belakang iringan kuda, ada rombongan para istri pejabat yang naik delman, Sekitar 15 delman beriringan mengikuti rombongan kuda yang di pimpin Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat. Sebuah acara yang atraktif.

Yang tidak kurang menariknya adalah pawai kendaraan hias. Selain kreatif, juga substantif. Warga yang menonton jadi tahu bahwa di Kecamatan Bogor Selatan itu ternyata masih ada lahan pertanian. Hal ini tergambar dari kendaraan Kecamatan Bogor Selatang yang berbentuk kapal berisi berbagai hasil pertanian.

Ulfa Hayati seorang ibu rumah tangga warga Bantar Jati, mengatakan dirinya jadi tahu bahwa PD Pasar Pakuan Jaya itu bukan mengurusi pedagang  pakaian mahal, tetapi mengurusi pedagang sayur mayur. “Pantas saja kendaraan PD PPJ bermuatan sayur mayur,” kata Ulfa.

 Nasdi, warga Kota Bogor sengaja mengirim surat email ke Redaksi BOGOR-KITA.com. “Salut, pada Bima – Usmar, kepemimpinannya dirasakan oleh warga. Dalam pawai terasa betapa semua warga, mulai dari pejabat, pengusaha, tentara,  polisi, warga biasa dan lainnya bersatu dalam semangat HJB,” kata Nasdi yang mengaku sebagai pengusaha di Jakarta.

Pantauan BOGOR-KITA.com di lapanan, begitu banyak warga yang ingin bersalaman dengan Bima Arya dan pejabat yang ikut dalam barisan. Warga yang berderet menonton sorak sorai, dibalas lambaian tangan pejabat. [] Yuda/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *