Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hadir dalam acara wisuda peserta didik Sekolah Ibu di Kampus IPB Bogor, Sabtu (6/10/2018).

Ridwan Kamil: 2019, Sekolah Ibu Diterapkan di Jawa Barat

BOGOR-KITA.com – Gubernur Jawa Barat terkesan dengan Sekolah Ibu yang digagas TP PKK Kota Bogor. Sekolah Ibu akan diterapkan di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2019.

Hal ini dikemukakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seusai menghadiri acara wisuda Sekolah Ibu angkatan pertama di Graha Widya Wisuda, Institut Pertanian Bogor (IPB), Jalan Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (6/10/2018).

“Tugas Gubernur adalah berinovasi untuk membuat rakyat Jawa Barat lebih baik. Inovasi tersebut bisa datang dari provinsi maupun wilayah yang ada di bawahnya. Sekolah Ibu salah satu contoh dari inovasi yang baik yang akan kita coba terapkan di tahun 2019 dengan penyesuaian-penyesuaian,” kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.

Emil menilai Sekolah Ibu merupakan contoh yang baik dan diharapkan menjadi standar kualitas ibu-ibu di seluruh provinsi Jawa Barat.

Menangapi hal itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan,  satu kehormatan program Sekolah Ibu mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Kehadiran dan dukungan dari semua pihak merupakan satu penghargaan atas ikhtiar Kota Bogor. Lebih khusus lagi saya merasa luar biasa dapat merasakan kebahagian dari para ibu yang hari ini jadi wisudawati,” ujar Bima.

Melalui pendidikan di Sekolah Ibu, para ibu diberikan penguatan peran sebagai jalan menuju ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan dan yang lainnya untuk menyiapkan generasi masa depan. Ini juga bisa dijadikan pemetaan dan kedepan akan disambungkan dengan Dasa Wisma.

Saat disinggung mengenai evaluasi program Sekolah Ibu, Bima mengatakan pasti ada khususnya metode pendidikan, latar belakang instruktur dan yang lainnya. Selanjutnya, pelaksanaan wisuda akan diserahkan di setiap kecamatan.

“Satu yang pasti kita sudah memiliki data dan kenyataan dilapangan jelas terlihat dampaknya. Ada beberapa pasangan yang awalnya ingin bercerai mengurungkan niatnya,” kata Bima.

Mengenai dampak Sekolah Ibu terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), tawuran atau yang lainnya masih berproses. [] Admin/ Humpro Setda Kota Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *