72

Raker LPTQ Kota Bogor, Usmar Usulkan Tiga Rekomendasi Muatan Lokal

BOGOR-KITA.com – Rencana Kerja (Raker) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bogor digelar Kamis (5/10/2017) di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Jalan Ir. H.Djuanda, Kota Bogor. Berbagai program kerja 2017-2018 dibahas dalam Raker tersebut. Termasuk di dalamnya beberapa rekomendasi muatan lokal dari Ketua LPTQ Kota Bogor Usmar Hariman.

Usmar mengatakan, tiga rekomendasi tersebut yakni mendorong agar Al-Quran dan buku Hadist tersedia di seluruh Masjid Jami di Kota Bogor. Ia mengaku masih mendapati beberapa Masjid Jami terutama yang di pelosok belum memiliki Al-Quran dan Hadist. Padahal Al-Quran dan Hadist merupakan pedoman bagi umat Islam untuk menjalani hidup dengan baik.

“Kalau di setiap Masjid ada Al-Quran dan Hadist masyarakat jadi bisa belajar dan menambah ilmu agama. Nanti akan dirumuskan berapa anggarannya untuk pengadaan Al-Quran dan Hadist,” ujarnya.

Ia menuturkan, rekomendasi kedua yang ia ajukan ykami mungkinkannya setiap tahun pada satu keluarga dapat mengkhatamkan Al-Quran. Minimal salah satu dari anggota keluarganya atau lebih bagus jika semua keluarga bisa khatam Al-Quran. Selanjutnya, ia ingin dari setiap rekomendasi program kerja mengerucut pada target mencetak para generasi yang Cinta Al-Quran.

“Tujuan besar kami sesuai dengan visi misi bogor menjadikan Bogor kota yang beriman,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan LPTQ Kota Bogor Ade Sarmili mengatakan, mulai bulan ini hingga Desember mendatang, LPTQ akan melakukan empat kegiatan yang di danai dari dana hibah. Sebut saja, pelatihan baca tulis Al-Quran, orientasi dan sertifikasi dewan hakim MTQ, membuat lokarkaarya terkait blue print baca tulis Al-Quran untuk dijadikan sebagai pedoman dan upgrading kepengurusan LPTQ.

“Upgrading ini untuk memupuk rasa tanggung jawab semua pengurus LPTQ sebagai lembaga yang bertugas membumikan baca tulis Al-Quran di masyarakat,” ujarnya.

Ade melanjutkan, di mulai tahun ini LPTQ Kota Bogor akan menggarap program baca tulis Al- Quran kepada anak jalanan dan disabilitas yang selama ini belum menjadi sasaran dari LPTQ. Program ini akan bekerja sama dengan Dinas Sosial dan terlebih dahulu di konsepkan sehingga terarah, teratur dan terstruktur.

“Kota Bogor kan sudah ada Perda Diniyah tahun 2013 tentang mengajarkan baca tulis Quran dari sejak dini. Jadi sekarang idealnya di semua sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar untuk terlebih dahulu mengaji Al -Quran,” pungkasnya. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *