BOGOR-KITA.com  – Penyegaran pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bogor beberapa waktu lalu, akan berlanjut ke eselon III. Penyegaran dalam bentuk mutasi, rotasi dan promosi akan dilakukan setelah Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto kembali dari haji. “Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan rotasi dan mutasi. Itu dilakukan setelah Pak Walikota pulang dari haji. Kantor Koperasi dan UMKM juga akan berubah menjadi dinas. Itu kita lakukan untuk mendukung 6 program skala prioritas,” kata Wakil Walikota Usmar Hariman kepada PAKAR, di Bogor, Minggu (12/10). 

Menurut Usmar, proses penyegaran yang dilakukan tak akan berbeda dengan proses penyegaran pada tingkat Eselon 2B sebelumnya, yakni melalui uji kompetensi atau fit and proper test.

Namun, Usmar menegasakan penyegaran kaliini belum menyentuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Tapi itu tergantung putusan walikota,” kata Usmar.

Tanggal pasti penyegaran tersebut, menurut Usmar masih menunggu keputusan dari walikota. “Oktober atau November. Kita akan melakukan rotasi dan mutasi di tingkat eselon 3 ditambah 1 pejabat di eselon 2 yakni Kepala Dinas Kantor Koperasi dan UMKM,” tegas Usmar.

Rencana penyegaran itu sendiri sudah menjadi pergunjingan di lingkungan pemkot. Sebagian bersuara miring dengan mengatakan bahwa Bima akan memasukkan sejumlah tim suksesnya di posisi tertentu. “Dengar-dengar begitu. Nanti posisi seperti kepala bidang, kepala bagian dan lainnya akan diisi oleh pendukung Pak Bima dan Pak Usmar saat pilwalkot lalu,” ujar salah seorang PNS yang enggan disebut namanya. [] Harian PAKAR/Admin

Pulang Haji, Bima Lanjutkan Penyegaran Birokrasi Eselon III

BOGOR-KITA.com  – Penyegaran pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bogor beberapa waktu lalu, akan berlanjut ke eselon III. Penyegaran dalam bentuk mutasi, rotasi dan promosi akan dilakukan setelah Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto kembali dari haji. “Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan rotasi dan mutasi. Itu dilakukan setelah Pak Walikota pulang dari haji. Kantor Koperasi dan UMKM juga akan berubah menjadi dinas. Itu kita lakukan untuk mendukung 6 program skala prioritas,” kata Wakil Walikota Usmar Hariman kepada PAKAR, di Bogor, Minggu (12/10). 

Menurut Usmar, proses penyegaran yang dilakukan tak akan berbeda dengan proses penyegaran pada tingkat Eselon 2B sebelumnya, yakni melalui uji kompetensi atau fit and proper test.

Namun, Usmar menegasakan penyegaran kaliini belum menyentuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Tapi itu tergantung putusan walikota,” kata Usmar.

Tanggal pasti penyegaran tersebut, menurut Usmar masih menunggu keputusan dari walikota. “Oktober atau November. Kita akan melakukan rotasi dan mutasi di tingkat eselon 3 ditambah 1 pejabat di eselon 2 yakni Kepala Dinas Kantor Koperasi dan UMKM,” tegas Usmar.

Rencana penyegaran itu sendiri sudah menjadi pergunjingan di lingkungan pemkot. Sebagian bersuara miring dengan mengatakan bahwa Bima akan memasukkan sejumlah tim suksesnya di posisi tertentu. “Dengar-dengar begitu. Nanti posisi seperti kepala bidang, kepala bagian dan lainnya akan diisi oleh pendukung Pak Bima dan Pak Usmar saat pilwalkot lalu,” ujar salah seorang PNS yang enggan disebut namanya. [] Harian PAKAR/Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *