52

Program Pemkot Bogor Diarahkan Menjadi Kota Sehat

BOGOR-KITA.com – Wali Kota Bogor saat menghadiri acara Lintas Majlis Koperasi Baytul Ikhtiar di Lapangan Baranangsiang Indah, Kampung Cikondang Rt.001/Rw.004 Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Sabtu (4/11/2017) pagi mengatakan, hal yang paling mahal adalah kesehatan. Sementara itu, jabatan, harta, mobil bagus tidak ada artinya jika sakit.

“Ikhtiar Pemerintah Kota Bogor diarahkan agar Kota Bogor menjadi Kota sehat. Sehat itu dari makanan, pikiran kegiatan semua yang kita lakukan sehari-hari. Banyak makan tidak berarti sehat, saat ini saya perhatian sekali terhadap masalah kesehatan, banyak potensi mengancam warga kota bogor karena kebiasaan pola hidup tidak sehat,” ujar Bima.

Bima menambahkan, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran yang diarahkan kepada kesehatan dan diusahakan untuk terus ditingkatkan. Namun Pemkot Bogor sadar tidak semua bisa dilakukan sendiri karena keterbatasan karena itu ia mengapresiasi pengurus Baytul Ikhtiar atas program dan kegiatan yang difokuskan pada sanitasi.

“Warga berhak atas air bersih dan fasilitasnya. Saya juga meminta kepada aparatur di wilayah untuk terus memantau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bima sempat menanyakan kepada warga Kelurahan Katulampa yang belum mencetak e-KTP yang sempat terkendala di pusat.

Sebelumnya, Ketua Koperasi Baytul Ikhtiar Latif Effendi menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin digelar disetiap cabang yang saat ini memiliki 14 cabang yang tersebar di beberapa wilayah.

Kegiatan koperasi yang saat ini memiliki anggota sebanyak 170 kepala keluarga difokuskan pada program sanitasi masyarakat yang dimulai sejak tahun 2016. Realisasi program per September 2017 sudah 240 kepala keluarga yang sudah akses pembiayaan sanitasi.

“Harapannya kehadiran kami semoga menjadi alternatif masyarakat dalam membantu membangun fasilitas sanitasi, semoga kedepan kami bisa bersinergi dengan semua SKPD di Kota Bogor, khususnya yang terkait sehingga mencapai target program ini di tahun 2019,” terang Latif.

Diakhir Bima didampingi perwakilan beberapa SKPD Pemkot Bogor melakukan peresmian dan penandatanganan serta deklarasi bersama tentang water sanitasi untuk akses 100 0 100 (100 persen sambungan air dirumah, 0 persen tidak ada rumah kumuh dan 100 persen akses kesehatan) dan dilanjutan dengan kegiatan penyuluhan kesehatan yang salah satunya dari Rumah Sakit PMI Bogor.

Hadir mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Anas Rasmana, Camat Bogor Timur Adi Novan dan Lurah Katulampa Taufik Rahman. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *