7

Pramuka Menjadi Ekstrakurikuler Wajib Bagi Para Siswa

BOGOR-KITA.com – Sebagai organisasi yang merupakan perintah UU No.12 Tahun 2010, Pramuka tidak hanya berada di kecamatan atau sekolah melainkan menyeluruh mulai dari presiden hingga lurah. “Maka seluruh komponen, termasuk pemerintah daerah, wajib membantu gerakan kepramukaan,” kata Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Bogor Ade Sarip Hidayat saat membuka Rapat Kerja Kwartir Ranting (Kwaran) Bogor Selatan di Aula Kecamatan Bogor Selatan, Sabtu (25/2/2017).

Karena kewajiban tersebut, melalui Dinas Pendidikan, Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib bagi para siswa. Menurut undang-undang, pendidikan itu sendiri memiliki tujuan mewujudkan manusia yang beriman, bertaqwa, memiliki ilmu pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, termasuk berjiwa demokratis. “Dengan kata lain tujuan pendidikan adalah pembentukan sikap dan perilaku, dari kedua hal itulah keberhasilan seseorang dapat tercapai. Dan saya meyakini lewat pramuka kita dapat membentuk jiwa dan perilaku tersebut, membentuk generasi yang hebat,” lanjutnya.

Ade menegaskan demi mengakselerasi tujuan pendidikan itu, tidak ada cara lain selain harus bergandengan tangan dengan Gerakan Pramuka. Ini merupakan konsep dasar dan prinsip yang harus dipahami. “Eksistensi Gerakan Pramuka tidak perlu diragukan lagi,” tandas Ade.

Dengan modal keterampilan yang dimiliki, Gerakan Pramuka terbukti telah mampu memberikan kontribusi yang nyata dan maksimal dengan niat tulus dan ikhlas dimana hal ini sesuai dengan motto Karasa, Katara jeung Karampa. “Karasa bisa dimaknai dengan hati (niat), Katara dimaknai mata (melihat), dan Karampa dimaknai perilaku atau perbuatan. Saya ingin ini semua dimaknai secara benar-benar oleh semua anggota pramuka Kota Bogor,” imbau Ade. [] Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *