23

Posyandu Kenangan Wakili Kota Bogor ke Tingkat Provinsi

BOGOR-KITA.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kenanga RW 5, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akan mewakili Kota Bogor ke Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam lomba Posyandu Tingkat Provinsi Tahun 2017.

Guna mempersiapkan lomba Posyandu ketingkat Jawa Barat Para kader, dari Posyandu, baik dari POKJA Kelurahan Pokjanal, Kecamatan Pokjanal Tingkat Kota Bogor serta dari unsur Posyandu Kenanga tersebut diberikan pembinaan di Aula Gedung Kelurahan Kebon Pedes Jum’at (29/9/2017).

Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Hak Anak (PHA) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor Tini Sri Agustini pihaknya telah menyampaikan pembinaan dan persiapan menganai data-data yang akan disampaikan ke Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Tini berharap dukungan semua Posyandu Kenanga yang dinamai Posyandu Ramah Keluarga yang ada di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal ini bisa mewakili Kota Bogor sebagai yang terbaik di Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Lurah Kebon Pedes Saepudin menyampaikan, bahwa Posyandu di Kelurahan Kebon Pedes berjumlah 17 dari 17 Posyandu tersebut di pilih Posyandu Kenangan yang berada di RW 5 untuk mewakili Kota Bogor ke Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Menurut Saepudin dipilihnya Posyandu Kenangan di RW 5 tersebut kebetulan sudah masuk Posyandu yang mandiri serta dilingkungan yang berdekatan dengan Masjid, pendidikan (SD-PAUD) dengan lapangan yang akan dintergrasikan nanti menjadi Posyandu multiguna, termasuk ada tempat ibadahnya dan lapangannya yang akan dijadikan pojok ekspresi.

Saepudin berharap terpilihnya Posyandu yang berada di Kelurahan Kebon Pedes yang mewakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi pertama ini tidak semata-mata mencari juara, tetapi mencoba untuk membangkitkan posyandu yang berada di Kelurahan Kebon Pedes supaya terintegrasi dan mendukung program pemerintah Kota Bogor, diantaranya mengurangi tingkat kasus Demam Berdarah (DBD).

“Di bidang persampahan kita coba dengan adanya inovasi-inovasi dengan daur ulang yang dibuat mainan yang berguna bagi masyarakat, mengedukasi ibu hamil, balita ditimbang ke Posyandu,” imbuhnya. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *