Jumlah peminat program Istana Bogor untuk Rakyat yang dihelat oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor membludak mencapai 53.000 orang lebih.

Petugas Gabungan Lancarkan Program Istana Bogor Untuk Rakyat

BOGOR-KITA.com – Begitu besarnya masyarakat yang mendaftar menjadi meserta program Dinas Pariwisata dan Kebuayaan (Disparbud) Kota Bogor yang dikenal dengan Istana Untuk Rayat (Istura), atau jalan-jalan di Istana Bogor dan sekitarnya. Sejak pendaftaran dibuka Juli 2018 lalu, jumlah peminat yang mendaftar mencapai 53.000 orang lebih.

Tak pelak dalam pelaksanaanya mulai hari ini, Senin (10/9/2018) sampai Jumat (14/9/2018), panitia harus mengerahkan petugas gabungan dari Kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan juga RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Kota Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor Theo Patrocinio mengatakan, untuk membantu kelancaran lalu-lintas pihaknya menerjunkan 50 personel yang tersebar di beberapa titik.

Titik pemberangkatan dari Kantor Walikota Bogor  ke istana Bogor memang tidak jauh, lokasinya berseberangan hanya terpisah jalan. Namun karena  membludaknya peminat dan harus melintasi Jalan Juanda yang padat arus lalu lintas, maka butuh penanganan lalulintas.

“Di pintu masuk kami menempatkan 5 personel, karena ini berimbas sampai ke sekitar BTM maka kami tempatkan juga beberapa petugas di beberapa titik yang rawan macet.

Jadi kurang lebih 50 personel kami terjunkan setiap harinya untuk membantu kelancaran Istura 10-14 September 2018,” ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor Theo Patrocinio.

Pengamanan, Satpol PP Kota Bogor mengerahkan 40 personel yang ditempatkan  di beberapa titik. “Selama Istura dari hari Senin sampai Jumat kami menugaskan 40 personel,” kata Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko.

Pengamanan dilakukan di area Balai Kota Bogor untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan membantu mengingatkan peserta untuk mematuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan.

Namun mengingat tahun ini pengunjung Istura juga bisa masuk ke Kebun Raya Bogor maka pihaknya juga menempatkan petugas di area Kebun Raya Bogor sampai pintu keluar di Museum Kepresidenan Balai Kirti.

Dimas berharap peserta Istura bisa mematuhi semua peraturan supaya program jalan jalan di Istana dan sekitarnya bisa berjalan  tertib, aman dan lancar.

Sementara itu, Koordinator RAPI Kota Bogor Rudi Jamaludin mengatakan, pihaknya menurunkan banyak persone yang ditempatkan di beberapa titik.

Dia menambahkan, RAPI Kota Bogor tidak hanya kali ini terlibat dalam kegiatan Istura. Setiap tahun anggotanya selalu rutin membantu mengawal pengunjung dan memberikan bantuan informasi melalui radio komunikasi. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *