Angkot_BBG

Pemkot Bogor Antisipasi Dampak Negatif Kenaikan BBM

Ilustrasi

BOGOR-KITA.com– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor siap melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan mengantisipasi dampakl negative terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Disperindag juga akan segera mengundang semua dinas terkait untuk mengantisipasi situasi kondisi menjelang kenaikan harga BBM.

“Kita akan melakukan antisipasi terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Selain itunya dengan menggelar sidak ke pasar mengotrol harga produk dan kebutuhan bahan pokok,” kata Kepala Disperindag Kota Bogor, Bambang Budianto  di Bogor, Jumat (7/11).

Kepala Disperindag Kota Bogor, Bambang Budianto mengatakan, pihaknya akan rapat bersama sejumlah instansi, seperti pihak Iswana Migas Bogor, DLLAJ, Polres Bogor Kota, PD PPJ dan para camat di enam wilayah.

Bambang mengatakan, pihaknya terutama akan menggandeng kerjasama dengan DLLAJ, karena dampak langsung dari kenaikan harga BBM itu akan dirasakan langsung oleh para soupir. Seperti biasanya, setiap ada rencana kenaikan harga BBM, para sopir biasanya terlebih dulu menaikan tarif angkot, padahal tentang hal itu ada aturan yang berlaku.

“Para sopir angkot biasanya juga sudah menyiapkan angka kenaikan tarif sebelum harga BBM dinaikan. Karena itu kita akan bekerjasama dengan DLLAJ untuk mengantisipasi kenaikan tarif angkutan tersebut,” jelas Bambang.

Menurut Bambang, jika harus terjadi kenaikan, maka kenaikan itu harus dalam ambang batas kewajaran. Disperindag juga akan memonitor 25 SPBU yang ada di Kota Bogor untuk menghindari terjadinya penimbunan dan penyelundupan BBM. [] Harian PAKAR/Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *