Terakhir Diperbarui:03:11:35 AM GMT

Anda berada di:

Balon Walikota Bogor dan Wakil Mengkristal

E-mail Cetak PDF
bima_arya

BOGOR-KITA.com – Langkah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor membuka pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, ibarat genderang bertalu-talu bagi seluruh kandidat. Aneka lobi dan pertemuan sontak digelar. Hasilnya, mulai terjadi kristalisasi calon. Penelusuran PAKAR, pada Jumat (7/6) ada empat nama calon walikota yang menguat. Pertama, Achmat Ruyat diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua, Dodi Rosadi diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ketiga, Bima Arya, diusung Partai Demokrat. Keempat, Edgar diusung Partai Golkar.

Selain Ruyat nama nama-nama ini masih berpeluang mengalami perubahan, karena belum memperoleh surat keputusan (SK) dari DPP masing-masing. Selan itu masih ada nama alternatif. Keberadaan Bima Arya misalnya, walau tinggal menunggu SK dari DPP, tetapi perlawanan yang dilancarkan fungsionaris Partai Demokrat Kota Bogor Jumat (7/6), berpeluang membuat DPP Partai Demokrat berubah pikiran. Sementara Dodi Rosadi yang diusung oleh PDIP, masih harus bersaing ketat dengan nama Rudy Harsa Tenaya. Demikian juga Edgar masih berpotensi disalip oleh Aim Hermana.

Nama-nama calon wakil juga sudah mulai mengkristal. Nama calon wakil yang paling favorit adalah Ketua GP Anshor Kota Bogor, Zaenul Mutaqin. Nama ini, selain diincar oleh Partai Golkar untuk dipasangkan dengan Adgar, juga diincar oleh PKS untuk dipasangkan dengan Achmat Ruyat. Nama calon wakil yang lain adalah Untung Maryono atau Dadang Miskal berpasangan dengan Dodi Rosadi, Adhi Dhalu Putra berpasangan dengan Bima Arya, dan Bagus Karyanegara berpasangan dengan Edgar.

Keempat pasang calon ini akan bersaing dengan dua pasang dari jalur independen. [] Harian PAKAR/Admin

Berikan Komentar


Security code
Refresh