IMG_8232 copy

Pastikan Bebas Banjir, Pemkot Bogor Lakukan Normalisasi Drainase Seputaran Stasiun

BOGOR-KITA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali melakukan normalisasi saluran air atau drainase. Kali ini lokasi bebersih difokuskan di sepanjang Jalan Nyi Raja Permas Kota Bogor. Normalisasi saluran air dilakukan untuk memastikan Stasiun Kereta Api Kota Bogor sebagai fasilitas publik, tidak terganggu pelayanannya.
Sebelumnya, Pemkot Bogor melakukan pembersihan drainase di Jalan Pengadilan Bogor. Normallisasi drainase dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi bencana saat memasuki puncak musim penghujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada November hingga Desember 2016 akan menjadi puncak musim penghujan.
“Pada satu atau dua tahun yang lalu stasiun kereta Bogor sempat terendam air cukup tinggi sehingga mengganggu frekuensi keberangkatan kereta yang pada akhirnya mengganggu pelayanan publik,” cetus Bima usai melakukan normalisasi drainase, Kamis (16/11/2016).
Bima menjelaskan, kejadian di atas terjadi karena adanya penyumbatan saluran air atau drainase diseputaran Stasiun Kereta Api Bogor. “Hari ini kita fokus untuk memastikan bahwa stasiun tidak akan terendam lagi jika curah hujan turun lebih dari biasanya. Kita akan cek titik-titik saluran air atau drainase di seputar stasiun,” tegas Bima yang didampingi Camat Bogor Tengah beserta para lurah.
Kegiatan bebersih saluran air di seputaran Stasiun Kereta Api Bogor menurut Bima sebagai tindakan untuk memastikan titik-titik saluran air di sekitar pelayanan publik bebas dari sampah atau sumbatan. Pada kesempatan itu Bima bersama Camat Bogor Tengah, Kepala DKP dan Kepala Bagian Humas menyempatkan diri menyambangi Stasiun Kereta Api Bogor terkait saluran air yang ada disekitar Stasiun Kereta Api Bogor. Kepala Stasiun Sugihartanto dan Wakil Kepala Stasiun Fajar Suryana menemui rombongan.
“Untuk saluran air di sekitar Stasiun Kereta Api Bogor, alhamdulillah kita rutin lakukan pembersihan khususnya yang berlokasi di Jalan Nyi Raja Permas, kurang lebih 4 bulan yang lalu baru kita bersihkan. Sedangkan untuk saluran di Jalan Kapt.Muslihat kita perlu mengadakan koordinasi kewilayahan dengan Pemkot Bogor, hal ini karena berada di luar kawasan stasiun,” jelas Fajar.
Menurut Fajar, lokasi pasar yang berdampingan dengan stasiun menjadi permasalahan tersendiri disamping perlu adanya kesadaran dari manusianya sendiri untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air. [] Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *