Pangdam III/Siliwangi Kunker Ke Bogor

BOGOR-KITA.com – Pangdam III/Siliwangi Mayjen. TNI Besar Harto Karyawan Jumat (06/07/2018) siang,  melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Korem 061/Suryakancana di jalan Merdeka Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Dalam kunker tersebut, Pangdam III/Siliwangi yang tiba pukul 14.00 WIB disambut Danrem 061/Surya Kencana Bogor, Kol. Inf. Mohammad Hasan dan jajarannya serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Bogor, salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

Di hadapan para semua yang hadir, Pangdam III/Siliwangi menceritakan pengalamannya menjalankan program membersihkan sungai Citarum yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah melalui Gerakan Citarum Harum, dalam tempo 3 bulan sungai Citarum yang tadinya terjorok di dunia bisa bersih, semua sampah di permukaan sungai kita angkut. Temtunya dengan dukungan dan peran serta masyarakat membuat semua bantaran sungai bersih, dengan kesadarannya mereka membongkar semua bangunan-bangunan liar yang ada di sepanjang sungai,” beber Pangdam.

Tidak sampai di situ, Pangdam juga memaparkan program Karang Kitri yang memiliki arti Pekarangan Tunas. Melalui program ini, Pangdam III/Siliwangi mengajak warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah yang ada di lingkungan tempat tinggalnya, walaupun kecil harus dimanfaatkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sendiri sehingga memiliki nilai edukasi dan ekonomi.

Peran edukasi yang dimaksud Pangdam adalah memperkenalkan kepada anak-anak tentang lingkungan lewat pekarangan di depan rumahnya. Pekarangan yang kurang terawat akan memberikan kontribusi bagi mindset anak.

“Jika pekarangan itu bersih, terawat dan ditanami tumbuhan yang bermanfaat akan memberikan mindset yang baik bagi anak, begitu juga jika sebaliknya. Peran ekonomi adalah memanfaatkan sampah yang ada dipekarangan menjadi  pupuk kompos,” terang Pangdam.

Pangdam III/Siliwangi meyakini jika program Karang Kitri dijalankan warga yang memiliki pekarangan akan melahirkan generasi yang berkualitas karena asupan gizi yang berkualitas dengan memanfaatkan pekarangan di depan rumah, sehingga membeli menjadi hal yang terakhir untuk bisa mensejahterakan hidup.

“Dengan memanfaatkan pekarangan, ekosistem kita akan pulih jika semua masyarakat melakukan hal-hal tersebut. Pelajaran ini saya dapat dari kedua orang tua saya,” ujarnya.

Tidak sampai disitu, Pangdam III/Siliwangi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan minat baca, tetapi tidak sekedar membaca buku tapi “baca” apa yang bisa dilihat dan dirasakan.

“Awalilah dengan membaca diri kita sendiri. Semakin tahu diri sendiri kita akan semakin bijak. Kemudian “baca” lingkungan sekitar kita, semakin tinggi kemampuan kita untuk membaca semakin banyak peluang yang akan menjadi solusi bagi permasalahan yang kita hadapi,” ungkap sambil menekankan dua hal yang harus banyak dilakukan setiap manusia, yakni memberi dan menerima, serta tidak saling menghina.[]Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *