Mengagumkan, Aksi 650 Pelajar Kota Bogor Bentuk Formasi Merah Putih

BOGOR-KITA.com – Masih ada yang tersisa dari Festival Merah Putih (FMP) Bogor 2018 yang digelar Minggu (11/8/2018). Yakni aksi mengagumkan dari 650 pelajar Kota Bogor yang membentuk formasi merah putih.

Sebanyak 650 pelajar yang terlibat dalam formasi foto udara itu dibagi menjadi dua kelompok, yakni merah dan putih. Mereka sebelumnya telah dilatih oleh anggota TNI dari Pusdikzi. Wajah semangat terpancar dari peserta. Mereka menunjukan kekompakannya dalam membentuk formasi merah puith juga membentuk tulisan NKRI, FMP, HUT RI, kibaran bendera merah putih dan bentuk lainnya.

Walikota Bogor Bima Arya yang hadir dalam kegiatan itu sangat kagum dan mengapresiasi animo peserta yang sudah ikut terlibat tanpa imbalan sepeser pun. “Menjaga kebersamaan dan persatuan itu tidak mudah. Sangat berat. Paling tidak ada tiga hal yang menjadi syarat agar kebersamaan dan persatuan terjaga. Yang pertama adalah ketulusan. Kalau tidak tulus, tidak bisa bersama. Kalau tidak tulus, tidak bisa bersatu. betul? Saya melihat wajah-wajah penuh ketulusan yang ada di depan saya yang sudah siap ada di sini sejak pagi buta,” ungkap Bima Arya.

Ia melanjutkan, syarat lain untuk menjaga kebersamaan dan persatuan adalah melalui kreativitas. “Kalau monoton, datar, boring, pasti tidak bisa menginspirasi. Semakin kreatif, semakin menginspirasi. FMP panitianya kreatif luar biasa. Mengibarkan nasionalisme harus kreatif, tidak hanya bisa lewat penataraan, tidak cukup lewat buku, tapi harus tindakan nyata dan menginspirasi,” jelasnya.

Yang ketiga, kata Bima, konsistensi. Karena dalam mencapai tujuan yang lebih besar konsistensi adalah sebuah keharusan. Kerja keras tanpa didukung dengan konsistensi akan selalu putus ditengah jalan dan tidak menghasilkan apa-apa atau bahkan merugi waktu dan materi. “Apapun yang terjadi maju terus. Dikritik, maju terus. Tidak boleh mundur. Hormat saya untuk panitia FMP ini masih konsisten menginjak tahun ketiga,” imbuhnya.

Dalam momen Festival Merah Putih ini juga, lanjut Bima, Kota Bogor ingin menyampaikan pesan kepada Tanah Air untuk terus merajut kebersamaan dan persatuan meski sebentar lagi kita akan menghadapi kontestasi Pemilu.

“Kaitannya dengan hajat politik besar, Pileg, Pilpres, ini mengingatkan kita semua, memang ada agenda politik, memang ada tujuan politik, tapi di atas semuanya ada ini (menunjuk bendera merah putih). Jangan pernah lupa. Yang mempersatukan kita merah putih. Jadi mungkin nanti ada warna partai. Tapi merah putih ini harus ada di atas semuanya,” tegas Bima.

Ketika disinggung soal isu politik yang sedang panas, Bima memilih untuk tidak berbicara terlalu jauh karena dirinya saat ini sedang bertugas sebagai Walikota Bogor.

“Saya sebagai walikota memilih untuk fokus sebagai tugas saya menjaga kebersamaan dan menuntaskan program-program. Yang pasti kita berharap Pilpres ini tidak memecah belah bangsa. Jangan sampai isu agama mengemuka makanya dari Bogor berikhtiar. Ini salah satu pesan yang coba kita sampaikan lewat Festival Merah Putih ini untuk Pilpres. Jangan lupa, merah putih di atas semuanya,” tutup Bima.

Sementara itu, Ketua Pelaksana FMP Bogor 2018, Muzakkir, mengatakan formasi foto udara ini bagian dari rangkaian festival yang sudah digelar sejak awal bulan ini hingga akhir Agustus 2018 mendatang.

“Tema kita ‘Merah Putihku Satukan Kebhinnekaan’. Jadi kami mengajak kaum mileneal, anak-anak muda untuk lebih mencintai NKRI. Melalui merah putih kita satukan semua elemen yang ada. Dari Bogor untuk Indonesia, dari Bogor untuk Dunia. Jadi kegiatan ini melibatkan 650 siswa dari 25 sekolah yang ada di Bogor,” katanya.

Muzakkir juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Karena dengan kolaborasi yang kompak acara ini bisa terus bergulir. “Ini hal yang luar biasa karena semua kolaborasi. Pihak kebun raya menyediakan tempat, Muspida medukung, pemkot memfasilitasi, dan yang paling utama generasi muda ini generasi milenal yang ada di depan ini untuk membuat acara ini berwarna dan semarak,” pungkasnya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *