Mantan Napol Bitor Suryadi Masuk Istana, Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi

Beathor (tengah) dalam pertemuan dengan aktivis Pijar di Bogor

BOGOR-KITA.com – Tradisi presiden membawa mantan aktivis mahasiswa masuk istana sudah terjadi sejak Presiden BJ Habibie.  

Pada masa pemerintah Presiden Jokowi, yang sudah masuk adalah Bambang Beathor Suryadi, aktivis Pijar yang semasa mahasiswa bolak balik masuk penjara.

Aktivis yang masuk lingkaran istana pada presiden BJ Habibie, antara lain adalah Hariman Siregar, seorang aktivis mahasiswa yang dikenal dengan tokoh malari (malapetaka 15 januari).

Kekuasaan Habibie berakhir, muncul Abdurrachman Wahid alias Gus Dur. Aktivis yang masuk istana, antara lain, Marsilam Simajuntak. Pada kepresidenan Megawati Soekarnoputri, tampil Dorojatun Koncorojakti.

Ketika Susilo Bambang Yudhoyono berkuasa, kehadiran mantan aktivis mahasiswa di sekitar presiden kian banyak. Tercatat ada nama Adnan Buyung Nasution di watimpres. Di jajaran kabinet ada Dipo Alam, Jumhur Hidayat, Andi Arif.

Ketika Jokowi terpilih jadi presiden, siapa mantan aktivis napol yang masuk orang dekatnya? Baru ada satu nama, yakni Bambang Beathor Suryadi. Kepada BOGOR-KITA.com, melalui sambungan telpon, Beathor mengatakan, dirinya menjadi anggota tim staf khusus Prsiden Jokowi.

Padahal, sejumlah aktivis ikut aktif dalam kampanye pemenangan Jokowi. Menurut Beathor, mereka yang ikut sebagai tim sukses Jokowi antara lain Indro Tjahyono, Yopi Lasut, Bonar Tigor Naipospos, Standar Kiaa Latif, Roy Pakpahan, Eddy Junaedi dan sejumlah aktivis yang lainnya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *