Kuliah Subuh Ramadhan Bima Arya: Cari Isinya, Bukan Bungkusnya

Bima Arya, berfoto bersama usai memberikan kuliah subuh Ramadhan

BOGOR-KITA.com – Hari pertama  bulan Ramadhan 1436 H, Walikota Bogor,  Bima Arya membuka kuliah subuh Ramadhan yang dilaksanakan DKM Masjid Jami Al- Muslihien, di Komplek IPB Sindangbarang Loji, Kamis (18/6/2015). Kepada jamaah, Bima bertutur tentang ingatannya pada  kata-kata  seorang ulama.

 “Kata-kata itu  sangat berbekas dan mempengaruhi cara berpikir saya dalam banyak hal. Kata-kata ulama itu adalah, ‘jangan setengah mati mencari dan mengejar apa yang tidak bisa dibawa mati dan jangan setengah-setengah mencari dan mengejar apa yang harus kita rawat setelah mati,” kata Bima.

Lebih lanjut Bima menyampaikan, bahwa sering sekali manusia habis-habisan setengah mati mencari sesuatu, tetapi ternyata hal itu tidak dibutuhkan ketika sudah tiada. Banyak yang tidak bisa membedakan mana  yang bungkus dan mana yang isi. “Seringkali waktu kita habis hanya untuk mencari bungkusnya, tetapi isinya seringkali dilupakan,” lanjutnya.

Pernikahan yang megah dan mewah itu menurut Bima hanya bungkusnya. Sedangkan  keluarga yang sakinah mawadah warohmah itu isinya. Begitupun  berlebaran dengan baju baru tentu saja adalah bungkusnya, karena isinya adalah amal ibadah kita selama Ramadhan. “Jadi memasuki bulan Ramadhan ini alangkah indahnya jika kita semua kembali ingat dan menyadari mana yang bungkus mana yang isi, mana yang harus dikejar mati-matian, dan mana yang tidak apa-apa kalau kita lakukan setengah hati,” katanya.

Kuliah Subuh Ramadhan yang bertemakan, “Menghias Ramadhan dengan Cahaya Qur’an,” ini merupakan kegiatan rutin tahunan DKM AlMuslihien. Kuliah subuh dilanjutkan dengan tausiah tentang makna Ramadhan oleh Ketua MUI Kota Bogor KH. Adam Ibrahim. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *