131

Kota Bogor Menuju Kota Halal, Pemkot Bogor Gelar Rakor

BOGOR-KITA.com – Dalam mengembangkan potensi wisata halal di Kota Bogor, Bagian Perekonomian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi Bogor Kota Halal di Bogor Valley Hotel, jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (12/04/2018) pagi. Rakor dibuka Plt. Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten Ekbang Kesra) Setda Kota Bogor, Iman.

Menurut Iman, rakor tersebut dilatar belakangi UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. dimana undang-undang tersebut belum diimplementasikan dalam peraturan pemerintah. Sehingga Pemkot Bogor belum membuat regulasi tersendiri tentang Kota Halal.

“Untuk itu diperlukan masukan-masukan dari para narasumber dan stake holder untuk pembentukan Kota Bogor sebagai Kota Halal. Selain perlu adanya jaminan produk halal bagi para konsumen, khususnya kaum muslim,” ungkap Iman.

Maksud lainnya adalah mendorong para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Bogor khususnya di bidang kuliner untuk memiliki sertifikat halal. Tidak hanya sampai di situ, kedepan direncanakan akan dikembangkan area wisata kuliner halal.

“Dengan adanya kepastian  halal tersebut diharapkan kunjungan para wisatawan akan meningkat sehingga dampaknya mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Bogor dan juga akan mendatangkan investor-investor untuk membuka restoran maupun yang lainnya,” terang Iman.

Sebelumnya Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor Tri Irijanto dalam laporannya menuturkan pelaksanaan rakor ini salah satunya sebagai persiapan Kota Bogor yang akan mengikuti Global Halal Tourism Award pada tahun mendatang. Untuk menuju kearah tersebut diharapkan adanya sinergi dari para stake holder, seperti akademisi maupun masyarakat yang ikut membantu sehingga terwujudnya destinasi wisata halal di Kota Bogor.

“Potensi halal yang dimiliki Kota Bogor untuk mewujudkan Kota Halal sangat besar, demikian pula dengan tantangan yang harus dihadapi cukup berat namun setidaknya kita harapkan tempat wisata kuliner khususnya di kawasan Bangbarung dan Pandu Raya memberi rasa aman dan nyaman dari segi kehalalan produk,” ujar Tri.

Hadir dalam rakor narasumber dari Halal Science Center IPB, Prof. Tun Tedja Irawadi, Wisnu Rahtomo dari Kementerian Pariwisata, Disparbud Kota Bogor, para pelaku usaha kuliner di kawasan Bangbarung dan Pandu Raya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, PHRI Kota Bogor serta sekolah dan para akademisi. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *