Kota Bogor Fokus Membangun dan Merawat Infrastruktur

BOGOR-KITA.com – Sebagai etalase, kawasan seputar Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor (KRB) tidak heran menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Namun tentunya dengan tidak mengesampingkan kawasan-kawasan lainnya.

Oleh sebab itulah, mengapa kawasan pusat kota terus ditata secara bertahap terutama dalam hal infrastruktur. Ini terlihat seperti dibangunnya pedestrian dan dibangun serta direvitalisasinya sejumlah taman-taman kota.

Penjelasan tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya dihadapan puluhan anggota Komunitas Great Corolla Bogor dan Paguyuban Mobil Bogor saat acara Coffe Morning di Balaikota, jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (11/02/2018).

“Ini kan seperti rumah, pasti etalasenya yang dibaguskan dulu. Padahal kamarnya berantakan. Tapi paling tidak depannya bagus dulu. Semua sekarang kita paksa ke tengah kota dulu semuanya tahu ada istana dan KRB yang usianya sudah ratusan tahun yang tidak ada di Tangerang, Depok, dan Bekasi atau kota lainnya,” papar Bima.

Kemudian, lanjutnya, saat ini isunya adalah soal merawat. Sebab, ia mengatakan bahwa kebiasaan buruk di sini adalah bisa membangun tetapi tidak bisa merawat. Oleh karena itu, ia menerangkan dianggarkannya biaya untuk perawatan fasilitas yang khususnya Lapangan Sempur. “Makanya dianggarkan Rp. 30 juta per bulan untuk perawatan lapangan Sempur, wajar seperti itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, mengapa kemudian lapangan Sempur tidak bisa dibuka untuk umum setiap harinya lantaran adanya masa-masa perawatan. “Karena selama tiga hari dalam satu minggu itu dibutuhkan waktu untuk perawatan rumputnya, sebab rumput yang digunakan asli dan bukan sintetis,” terangnya. []Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *