11 1

KMB Kembali Menggelar Santunan Anak Yatim dan Ifthor Jama’i

BOGOR-KITA.com – Keluarga Muslim Bogor (KMB) yang bekerjasama dengan kedutaan dari Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu (10/6/2017) kembali menggelar santunan anak yatim dan ifthor jama’i (Buka puasa bersama) di Masjid At-Taqwa, jalan Ahmad Yani I Yapis RT.004 RW.003, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, turut hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, KH.Adam Ibrahim.

Ketua panitia juga selaku sekretaris Yayasan Fahrudin Sukarno Nurul Azizah Sukarno menyampikan, Selama 8 tahun sampai dengan tahun ini Keluarga Muslim Bogor (KMB) yang memprakasai dilaksanakannya acara ifthor ramadhan antara Keluarga Muslim Bogor dengan kedutan besar Uni Emirat Arab.

“Alhamdulillah pada Ramadhan 1438 Hijriah tahun ini Keluarga Muslim Bogor dan Yayasan Fahrudin Sukarno kembali mendapatkan amanah mengadakan beberapa paket kegiatan dibulan suci Ramadhan ini diantaranya adalah ifthor jama’i (Buka puasa bersama), pembagian zakat serta pembagian sekitar 1.200 paket sembako yang disebar di 15 Mesjid yang ada di Kota Bogor,” katanya.

Selain itu, kerjasama yang terjalin dengan kedutaan besar Emirat Arab saat Idul Adha yakni pembagian hewan qurban dan kerjasama-kerjasama lain yang disesuaikan dengan momen bulan Islam itu sendiri.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat terbantu dengan adanya inisiasi adanya kerjasama yang digagas oleh Keluarga Muslim Bogor dengan berbagai pihak yang menyalurkan bantuan-bantuannya untuk meringankan sebagian dari masyarakat Kota Bogor yang tidak berkecukupan yang belum mendapat kesempatan.

“Pemkot Bogor sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Muslim Bogor,” jelas Usmar.

Dalam sambutanya Usmar juga mendoakan semoga seluruh pimpinan Keluarga Muslim Bogor terus diberi kekuatan, terus memperlebar jaringannya, sehingga akan banyak lagi bantuan-bantuan kerjasama yang disalurkan tepat sasaran, jumlah dan tepat amanah, sehingga masyarakat sekitar yang tadinya kurang berkemampuan akan merasakan kebahagian pula akan tenang menjalankan ibadah saumnya (puasa), sehingga kebersamaan dapat terlihat secara utuh, karena peduli kepada yang lain. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *