remisitahanan1112

Kebulatan Tekad Penerima Remisi Bebas: Cukup Sekali

Remisi bebas

BOGOR-KITA.com – Kehidupan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) betul betul menjerakan. Anthonny alias Tony, narapidana asal Bekasi, memberikan pernyataan kebuatan tekad tidak akan mengulangi perbuatannya.

Pernyataan itu dikemukakan  Tony sesuai mendapatkan remisi bebas setelah setahun setengah dikurung di penjara karena tersandung perkara 363 KUHP tentang pencurian.

Dalam keterangannya saat acara penyerahan remisi di Lapas Kelas II A Paledang, Senin (17/8). Tonny sapaan akrabnya  mengatakan, “Satu yang pasti, saya kapok, saya tidak akan mengulanginya lagi. Cukup sekali seumur hidup. Rasanya tersiksa jauh dari orangtua, keluarga dan saudara, kata Tony yang selama di Lapas berada di satu kamar bersama 41 narapidana lainnya.

Dengan menerima remisi umum, Tonny dapat bebas. “Saya akan langsung pulang ke Bekasi. Ketiadaan keluarga yang menjemput, tidak masalah bagi saya. Saya sadar semua ini akibat kesalahan yang telah saya perbuat beberapa waktu silam,” ujar Tonny.

Ia pun menekankan pentingnya kesadaran dan kesabaran selama menjalani masa hukuman agar ketika terbebas kelak, para mantan narapidana tidak kembali kejalan yang salah atau ke dunia hitam. “Semoga masyarakat mau dan bisa menerima kami kembali dan semoga kami dapat berkontribusi positif bagi msyarakat,” harap Tonny.

Prestasi, dedikasi dan disiplin tinggi ditambah dengan kesadaran serta kesabaran adalah hal penting bagi para narapidana yang ingin mendapatkan potongan masa hukuman. Dengan disertai tingkah laku yang baik selama menjalani masa hukuman, para petugas pembina lapas akan memproses pengajuan kepada Kemenkumham untuk memperoleh remisi. [] Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *