Silaturahmi Ruyat dan warga BRP

Jelang Pilwakot Bogor, Ruyat Silaturahmi dengan Warga Bogor Country

BOGOR-KITA.com –  Lebih seratus orang hadir dalam acara silaturahmi antara calon Walikota Bogor Achmad Ruyat dengan warga Perumahan Boor Raya Permai (BRP), sering disebut Perumahan Bogor Country,  yang terletak di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Minggu (25/2/2018). Tidak kurang dua jenderal (purn) yang tinggal di BRP hadir dalam acara yang digelar di rumah kediaman Ruyat di Blok FD BRP.

Dalam acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Ruyat mengenakan baju bertuliskan RZ di bagian belakang. Sementara ibu-bu panitia yang merupakan warga BRP selain mengenakan kerudung biru khas warna seragam kampanye Ruyat – Zaenul, juga mengenakan pin  berbebtuk bulat bertuliskan RZ dengan nomor urut satu.

Warga BRP yang mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB tampak akrab satu sama lain. Ruyat sendiri ramah menyapa warga satu persatu. Demikian juga Ibu Triami Sofia Ruyat akrab menyapa ibu-ibu.

Ruyat yang menyelesaikan studi S 1 di Institut Pertanian Bogor dan meraih gelar S2 bidang Kebijakan Politik di Pascasarjana FISIP Universitas Indonesia Depok, sudah tiga kali ikut dalam kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bogor.

Pertama saat maju sebagai calon wakil walikota bersama Diani Budiarto sebagai calon walikota pada pilwakot tahun 2008. Saat itu Ruyat juga menggelar silaturahmi dengan warga BRP. Ketika itu pasangan Diani Budiarto – Ruyat keluar sebagai pemenang.

Kedua, saat Ruyat maju sebagai calon walikota berpasangan dengan Aim Halim Hermana. Saat itu  Ruyat tidak menggelar acara siltaruhmi dengan warga BRP. Sesuai perhitungan KPU, pasangan Ruyat -Aim kalah dengan selisih suara sangat tipis yakni 1.755 suara dari pasangan Bima Arya – Usmar Hariman.

Bima – Usmar pada Pilwakot 2013 itu didukung PAN, Demokrat, PBB, PKB, dan Gerindra, memperoleh 132.835 suara. Sementara Ru’yat-Aim yang didukung PKS, PPP, Hanura, memperoleh 131.080 suara. Selisih suara keduanya hanya terpaut 1.755 suara.

Pada gelaran pilwakot yang digelar 27 Juni 2018 mendatang, Ruyat kembali maju untuk ketiga kalinya. Kali ini Ruyat berpasangan dengan Zaenul Mutaqin diusung oleh koalisi PKS, PPP dan Gerindra. Seperti jelang pilwakot tahun 2008, Ruyat kembali  kembali menggelar silaturahmi dengan warga BRP.

Apakah Ruyat – Zaenul akan keluar sebagai pemenang? Hasilnya harus ditunggu 27 Juni 2018 mendatang.

Dalam acara silaturahmi yang ditimpali dengan lagu-lagu kampanye Ruyat – Zaenul yang dinamis, dipanjatkan doa untuk kemenangan Ruyat – Zaenul. Beberapa warga angkat bicara. Pada umumnya warga menyatakan kegembiraannya Ruyat maju lagi sebagai calon walikota. Warga juga berharap Ruyat – Zaenul memenangi pilwakot.

Ruyat sendiri dalam sambutannya mengemukakan alasannya mengapa memutuskan untuk maju lagi. Dengan cara bertutur yang santai tetapi jelas maknanya, Ruyat mengatakan ada sejumlah hal yang perlu dilakukan untuk kemaslahatan Kota  Bogor.

Pembangunan, kata Ruyat, tidak bisa dilakukan terbatas di pusat kota saja, melainkan juga harus menyentuh masyarakat di pinggian Kota Bogor. “Pemimpin juga harus melayani masyarakat yang tinggal di pinggiran Kota Bogor. Fasilitas kota di daerah pinggiran itu juga harus dibangun,” kata Ruyat.

Ruyat yang merupakan salah seorang senior PKS, juga menyinggung pembangunan  jalan layang Bogor Outer Ring Road (BORR) yang saat ini sudah hampir rampung sampai ruas Lampu Merah Yasmin.

Nantinya BORR akan sampai ke IPB Darmaga dan bersatu dengan Jalan Bocimi. BORR yang mulai dibangun sejak Ruyat menjadi Wakil Ketua DPRD Jabar itu mengatakan,  seorang pemimpin juga harus rajin berkomunikasi dengan pemimpin nasional. [] BK-2




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *