Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika Kota Bogor akan dipindahkan ke Jalan Nyi Raja Permas.

Jalan Nyi Raja Permas, Alternatif Tempat Relokasi PKL Dewi Sartika

BOGOR-KITA.com –  Jalan Nyi Raja Permas menjadi salah satu alternatif tempat relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini masih berdagang di Jalan Dewi Sartika.

“Kemarin, sepengatahuan saya, Tim Pol-PP Kota Bogor sudah memetakan Jalan Nyi Raja Permas menggunakan drone, hari ini timnya UMKM melakukan pengukuran ulang,” kata Kepala Unit Pasar Kebon Kembang Iwan Arif Budiman, Rabu (10/10/2018).

Jalan Nyi Raja Permas berdekatan dengan Stasiun Bogor. Jalan itu saat ini masih difungsikan sebagai pedestrian.

Iwan mengatakan, pemindahan PKL Dewi Sartika harus dipercepat karena Jembatan Jalan RE Martadinata segera dibangun. Pembangunan itu akan membuat akses kendaraan yang mengarah ke Bogor Barat akan melewati Jalan Sawo Jajar dan Jalan Dewi Sartika.

“Kalau PKL di dua tempat yakni Jalan Sawo Jajar dan Jalan Dewi Sartika  sudah dipindah, jalan menjadi lebih lebar sehingga dapat menjadi solusi macet ke arah barat Kota Bogor,” jelasnya.

Iwan mengatakan, Pemerintah Kota Bogor akan memanusiakan PKL yang ada di Kota Bogor.

“Harapan saya, ketika PKL tidak nyaman di lokasi yang baru yakni di Jalan Nyi Raja Permas, utamanya pedagang tekstil kerudung dan sepatu bisa berkomunikasi dengan saya untuk meminta bantuan agar dimasukkan ke dalam kios, akan saya jembatani,” tandasnya.

PKL Dewi Sartika awalnya direncanakan dipindahkan ke Blok-B Pasar Kebon Kembang. Tapi batal karena pengelola Kebon Kembang mencabut diskon harga kios, sehingga harga naik.

“Saya tidak mungkin mengintervensi pihak ketiga yakni pengelola Pasar Kebon Kembang karena mereka sudah berinvestasi dalam waktu lama, dan mereka mempunyai skema investasi sendiri. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *