Jakarta, Bogor dan Balikpapan Kembali Bersaing Rebut Gelar “The Most Loveable City”

BOGOR-KITA.com – Jaringan World Wide Fund for Nature (WWF) global kembali meluncurkan kampanye “We Love Cities” untuk merayakan upaya kota-kota di dunia menghadapi perubahan iklim. Serupa dengan pelaksanaan kampanye We Love Cities pada tahun 2016, Indonesia kembali diwakili oleh Kota Jakarta, Bogor dan Balikpapan yang akan memperebutkan gelar ‘The Most Loveable City’.

Kampanye We Love Cities adalah bagian dari kompetisi One Planet City Challenge (OPCC) yang diadakan setiap dua tahun dan diikuti oleh kota-kota di dunia untuk menunjukkan berbagai ambisi,  komitmen dan inovasi yang telah dibuat untuk mengatasi perubahan iklim di kotanya masing-masing.

Secara khusus, OPCC tahun ini menyorot upaya kota untuk mewujudkan mobilitas kota yang berkelanjutan. Mengingat 25% emisi CO2 dihasilkan dari sektor transportasi, OPCC mendorongkan kota untuk menunjukkan berbagai inovasi dan solusi yang dihasilkan untuk menciptakan sistem transportasi yang dapat mewujudkan mobilitas kota berkelanjutan.

Sebanyak delapan kota asal Indonesia mengikuti One Planet City Challenge tahun ini yang merupakan partisipasi Indonesia terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setelah melalui berbagai proses seleksi dan penilaian, Jakarta, Bogor dan Balikpapan kembali lolos menjadi kota finalis dan otomatis menjadi kota peserta kampanye We Love Cities.

Selama periode kampanye We Love Cities yang akan berlangsung sejak 7 Mei hingga 30 Juni 2018, masing-masing kota akan menampilkan keunggulannya masing-masing dalam upaya mengatasi perubahan iklim yang dapat mencakup sebagian atau seluruh sektor berikut, yaitu energi, transportasi, limbah, bangunan dan pangan. Selain Jakarta, Bogor dan Balikpapan dari Indonesia, kampanye We Love Cities juga akan diikuti oleh 47 kota lainnya dari 20 negara. Beberapa kota ternama yang berpartisipasi dalam We Love Cities tahun ini adalah Tokyo, Vancouver, Istanbul dan Kuala Lumpur.

Jakarta menetapkan ambisi yang kuat namun realistis dengan menetapkan penurunan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 30% pada tahun 2030, dibanding tingkat emisinya pada tahun 2005. Upaya unggul yang telah dilakukan Jakarta sejauh ini adalah penggunaan sumber energi terbarukan, yaitu energi surya untuk memenuhi kebutuhan penerangan jalan, infrastruktur pemerintah kota hingga sekolah. Selain itu, pemerintah kota Jakarta pun akan meningkatkan sistem layanan bus rapid transit (BRT) untuk mengurangi tingkat penggunaan kendaraan pribadi.

Kota Balikpapan telah menetapkan target pengurangan emisi CO2 sebesar 20% pada tahun 2020, dibanding tingkat emisinya pada tahun 2010. Hal ini akan dicapai dengan pengolahan gas metana dari limbah rumah tangga menjadi energi listrik dan perluasan sistem bus rapid transit.

Sementara, Pemerintah Kota Bogor memfokuskan pengurangan emisi karbonnya melalui promosi mobilitas berkelanjutan yang direalisasikan dengan program ‘Hari Bebas Kendaraan’ dan pembangunan rute pejalan kaki dan pesepeda yang lebih baik. Kota Bogor adalah pemegang predikat The Most Lovable City atau kota favorit pilihan netizen dalam kampanye We Love Cities 2016 setelah mengalahkan telak 45 kota peserta lainnya dengan jumlah vote dan penyebutan tagar terbanyak di media sosial.

Direktur Konservasi WWF-Indonesia, Arnold Sitompul menjelaskan, kota adalah pusat peradaban masa depan dimana semakin banyak wilayah yang akan berkembang menjadi perkotaan dan sebagian besar populasi manusia akan hidup di perkotaan.

“Oleh karena itu, WWF sangat mendorong inisiatif kota-kota untuk berinovasi dan berkontribusi aktif  mengurangi emisi gas rumah kaca dalam mengatasi perubahan iklim,” katanya.

Kampanye We Love Cities mendorong publik untuk memberikan dukungan kepada kota favorit masing-masing dengan memberikan vote dan saran di halaman kota dalam situs www.welovecites.org maupun melalui media sosial (Instagram, Twitter dan Facebook) dengan cara mengunggah materi foto atau video mengenai kota favorit sambil menyebutkan tagar unik kota tersebut.

Pemenang We Love Cities akan ditentukan lewat banyaknya jumlah vote dan saran yang diterima di website www.welovecities.org dan jumlah like, share dan comment dari setiap unggahan asli di media sosial yang menyebutkan tagar unik kota. []Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *