136

ICMI Orwilsus Dukung dan Aplikasikan Program Penguatan Pancasila di Kampus

BOGOR-KITA.com – Peluncuran Program Penguatan Pendidikan Pancasila untuk Mahasiswa yang baru saja dilaunching Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (12/8/2017) pagi tadi turut didukung Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Khusus (Orwilsus) Bogor.

Ketua Umum ICMI Pusat Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan, ICMI mendukung penuh program pemerintah untuk lebih mensosialisasikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 45 ke dunia kampus. Pasalnya, di era bebas saat ini, informasi mudah didapat melalui media sosial yang terkadang tidak jelas kebenarannya, baik dari segi agama maupun politik kebangsaan tetapi cepat membuat orang terpengaruh.

“ICMI membuat program club pengajian konsititusi dan Circle Qur’an Inside bagi mahasiswa dan dosen di perguruan agar semakin akrab dengan Pancasila dan UUD,” ujarnya seusai melantik Kepengurusan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Khusus (Orwilsus) Bogor Masa Bakti 2017-2022, Sabtu (12/08/2017) di Ballroom Hotel Salak the Heritage, Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bogor.

Sejalan dengan yang disampaikan Prof Jimly, Ketua ICMI Kota Bogor Prof, Herry Suhardiyanto mengatakan, program Circle Qur’an Inside dibentuk agar para mahasiswa dan dosen mendalami Al-Quran dan Sains secara seimbang. Dengan kesimbangan antara Imtaq dan Iptek maka penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan ketakwaan akan menjadi Rahmatan Lil Alamin.

“Kami juga bercita-cita mewarnai konstitusi yang sudah ada dengan ajaran Islam Al-Quran dan Sunnah melalui pengajian konstitusi dan itu sudah ada contohnya di Pancasila yang menyebut kata adil dua kali dimana adil erat dengan Islam,” tuturnya.

Ia menuturkan, keberadaan ICMI Orwilsus Bogor sebagai penguat dan penyambung diantara organisasi keumatan, kemasyarakatan yang sudah ada. ICMI dapat diibaratkan sebuah tembok perekat diantara tiang-tiang (organisasi-red) agar semakin kokoh. Apalagi ICMI Orwilsus Bogor satu-satunya Kota di Indonesia yang mendapatkan kekhususan setara provinsi.

“Dari awal kehadiran ICMI Kota Bogor mempunyai peran yang sangat besar dan di Bogor juga banyak para cendekiawan yang dalam kebijakan kami berdasarkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan, kebenaran dan kepentingan jangka panjang,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, selama bertugas menjadi Wali Kota dirinya banyak dibantu intelektual-intelektual ICMI. Rencana Jangka Menengah Kota Bogor pun untuk pertama kalinya disusun bersama teman-teman dari IPB. Inipun sebenarnya mimpi Kota Bogor, kalau sebuah kota didorong dengan otak, bukan dengan otot.

“Selama ini permasalahan kota-kota besar programnya hanya berjalan rutin yang merupakan manifestasi kepentingan pengusaha, birokrat dan politisi saja, jadi saya harap warna intelektual ini ingin dapat lebih kuat di Bogor dan terima kasih teman-teman ICMI sudah mewarnai itu,” pungkasn. []Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *