Herdiyan Nuryadin

Hanya PDAM Tirta Kahuripan Yang Berhak Memutus Air untuk Warga Sentul City

BOGOR-KITA.com – Hanya PDAM Tirta Kahuripan yang berhak memutus air untuk warga Sentul City. Penegasan ini dikemukakan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cibinong, Kabupaten Bogor, Herdiyan Nuryadin kepada BOGOR-KITA.com melalui sambungan telepon di Bogor, Senin (5/12/2016) pagi.
Penegasan ini disampaikan untuk menanggapi surat warga Sentul City yang diberitakan BOGOR-KITA.com Minggu (4/12/2016). Dalam berita itu dikemukakan, warga merencanakan menggelar demo ke Kantor Sentul City Tbk Senin (5/12/2016) pagi ini, sebagai bentuk protes pemutusan air.
Belum ada konfirmasi dari PDAM Tirta Kahuripan atau warga Sentul City, bagaimana proses pemutusan air dilakukan. Belum ada penjelasan apakah PDAM Tirta Kahuripan atau PT Sentul City Tbk yang berinisiatif memutus air untuk warga.
“Itu harus ditanyakan dulu kepada yang bersangkutan. Yang jelas, yang berhak memutus air PDAM Tirta Kahurian adalah PDAM Tirta Kahuripan, walaupun antara PDAM Tirta Kahuripan dan PT Sentul City ada kerjasama,” tegas Herdiyan.
Herdiyan menambahkan, pemutusan air untuk warga Sentul City itu juga tidak boleh dilakukan sembarangan. “Setahu saya ada kondisi-kondisi yang harus dilakukan terlebih dahulu, misalnya ada pemberitahuan dan negosiasi,” katanya lagi.
Persoalan air di Sentul City sudah lama berkembang menjadi masalah. Pasalnya, harga air PDAM Tirta Kahuripan yang mengaliri rumah warga lebih mahal ketimbang harga dasar yang ditetapkan PDAM Tirta Kahuripan. Sejumlah langkah sudah dilakukan warga, termasuk mengadu ke Ombudsmen, ke Bupati Bogor, ke PDAM. Namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut, sampai pemutusan air yang direspon warga dengan merencanakan melalukan demo ke Kantor PT Sentul City Tbk. [] BK-1




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *