Festival Salam, Upaya Membangun Miniatur Peradaban

BOGOR-KITA.com – Mengokohkan taglain More Than a School, It’s a Community, Sekolah Alam Bogor untuk kedua kalinya menggelar Festival Salam,Sabtu (3/12/2016). Seluruh kegiatannya berlangsung di areal Sekolah Alam Bogor yang berlokasi di Tanah Baru, Kota Bogor.
Festival dua tahunan ini menjadi wadah bagi seluruh komunitas yang berada di lingkungan Sekolah Alam untuk saling berbagi ilmu baru dan berbagi energi kebaikan. Sekitar 700 siswa SD, SMP hingga SMA ikut serta pada kegiatan itu. Tak ketinggalan para orangtua, alumni hingga perwakilan Sekolah Alam di kota lainnya ikut berpartisipasi.
Ketua Yayasan Sekolah Alam Bogor, Husnan mengatakan, Festival Salam ke-2 menjadi momentum untuk mengokohkan niat dan menegaskan upaya dalam membangun miniatur peradaban murni masyarakat baru melalui sekolah. Ada ratusan sekolah di Kota Bogor yang juga bisa membangun masyarakat baru dan menjadi motor penggerak di Indonesia.
Menurutnya, di sekolah maupun komunitas ada dua energi yang bisa digabung, masing-masing kerelawanan dan keikhlasan. “Dua energi kebaikan ini harus terus bergerak membangun miniatur peradaban baru yang dimotori sekolah dan semoga gagasan seperti ini menyebar ke sekolah-sekolah lainnya,” ujar Husnan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman mengatakan, Festival Salam merupakan acara yang sangat sarat dengan makna dan strategis dalam pengembangan masa depan bangsa. Ia mengapresiasi keluarga besar Sekolah Alam Bogor yang telah melakukan inovasi dan kreativitas bagi Sumber Daya Manusia (SDM) di pendidikan.
Saat ini menurutnya, konsep pendidikan di Kota Bogor juga sedang diarahkan untuk membangun peradaban dengan konsep kedaerahan yang disebut Ngabogor. Untuk itu sekolah harus mengajari siswa/siswinya tentang sejarah Bogor agar terlihat identitasnya dimanapun. Bangsa Indonesia harus menjadi generasi emas yang memiliki energi, kompoten, dan integritas. “Mudah-mudahan dari Sekolah Alam ini akan lahir generasi dan melalui Salam Festival ini kita dapat meningkatkan konsep Ngabogor,” pungkasnya. [] Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *