Desa Bendungan Ingin Jadi Desa Tujuan Wisata

BOGOR-KITA.com – Warga Desa Bendungan di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor tak berhenti berinovasi.  Setelah sukses mengelola saluran air yang sebelumnya menjadi saluran pembuangan sampah menjadi keramba ikan dengan air jernih dan mendongkrak ekonomi, warga kini mengembangkan inovasi lain dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa.

Salah satu yang akan dilakukan adalah berinovasi mengembangkan Desa Bendungan menjadi desa tujuan wisata.

Sukses mengolah saluran air, bukti kemampuan masyarakat Desa Bendungan menerapkan konsep pembangunan perdesaan yang dikenal dengan eco village.

Menerapkan konsep ini memiliki tantangan tersendiri, karena membutuhkan kesamaan persepsi di antara komponen masyarakat yang berada di dalamnya.

Namun, keramba ikan yang secara ekonomi berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuktikan kemampuan masyarakat Desa bendungan menyatukan persepsi.

Keramba ikan yang dibangun tahun 2016 itu sudah dua kali menjadi juara tingkat Propinsi Jawa Barat dalam hal menerapkan konsep eco village, mengindikasikan kemampuan itu tidak bersifat musiman yang akan hilang begitu saja, melainkan telah menjadi sistem budaya masyarakat Desa Bendungan. Sebagai sistem budaya, sifatnya lebih permanen dalam pengertian tidak tergantung pada satu dua tokoh yang ada di masyarakat.

Dalam perspektif ini menjadi meyakinkan ketika masyarakat ingin berinovasi menjadikan Desa Bendungan menjadi desa tujuan wisata.

Desa Bendungan memang berada di kawasan wisata Puncak. Oleh sebab itu, secara alamiah desa ini memiliki potensi wisata dan secara alamiah akan dikunjungi wisatawan.

Namun warga ingin lebih. Warga Desa Bendungan ingin berinovasi menjadikan potensi wisata yang dimiliki berkembang menjadi desa tujuan wisata dengan nilai lebih, sehingga wisatawan memiliki ketertarikan khusus untuk mengunjunginya.

Sekertaris Desa Bendungan Dede Herdiana membenarkan keinginan warga berinovasi menjadikan Desa Bendungan menjadi desa tujuan wisata dengan nilai lebih.

Menurut Herdiana, apabila keramba ikan dibangun dengan swadaya masyarat, maka terkait wisata, warga akan memanfatkan dana desa sesuai program Presiden Jokowi.

“Kami akan memfasilitasi masyarakat dengan memberikan bantuan dana desa yang merupakan program dari Presiden Joko Widodo,” kata Herdiana saat mendampingi BOGOR-KITA.com melihat keramba ikan di Kampung Narunggul, Jumat (7/9/2018).

Herdiana mengatakan, Desa Bendungan sudah menjuarai eco village tingkat Provinsi Jabar sebanyak dua  kali. Kini akan mengembangkan lagi inovasi yang ada dengan membuat kampung wisata.

“Jadi jika eco village di bidang keramba ikan bisa meningkatkan perekonomian warga, ke depannya inovasi menjadikan Desa Bendungan menjadi desa tujuan wisata akan semakin meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Herdiana.

Rencana itu bukan isapan jempol. “Kemarin juga sudah bertemu dengan para pendamping dari dana desa membicarakan upaya mengalokasikan dana desa untuk pengembangan inovasi baru baru terkait wisata,” kata Herdiana .

Ketua Rt.03 Rw.10, Kampung Narunggul, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi Aip Dinuri juga berharap dengan sukses eco village di wilayahnya, pemerintah daerah diharapkan terdorong untuk memperhatikan dan memberikan support serta dukungan agar bisa dikembangkan lagi potensi yang ada di Desa Bendungan. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *