5

Bupati Nurhayanti Minta Himpaudi Terus Berinovasi Kembangkan Sistem Pembelajaran

BOGOR-KITA.com – Bupati Bogor Nurhanyanti berpesan kepada pengurus dan anggota Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) untuk terus berinovasi mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih kreatif dan mendidik guna memaksimalkan penggalian potensi dan karakter positif anak, sehingga nantinya anak anak yang memasuki jenjang pendidikan dasar di Kabupaten Bogor telah terasah kemampuan psikososialnya, termasuk dalam hal kemandirian dan kreativitas, sehingga, lebih terbuka menerima pembelajaran di jenjang pendidikan dasar.

Pesan ini disampaikan Bupati saat menghadiri HUT Himpaudi ke -11 di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (15/12/2016).
“Saya juga mengharapkan agar para pamong paud menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua anak anak didik agar karaktet positif yang tertanam secara kuat dan bakat yang terasah dengan optimal serta prestasi yang semakin mendekatkannya pada kesuksesaan dalam pencapaian cita cita masing,” kata Bupati Nurhayanti.
Sementara itu, Ketua Himpaudi Kabupaten Bogor, Nila R. melaporkan bahwa jumlah peserta yang hadir sekitar 5 ribu orang terdiri dari tenaga pendidik dan Himpaudi pun bertekad untuk membangun Kabupaten Bogor di bidang pendidikan usia dini sehingga menciptakan generasi emas bagi nusa dan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Nurhayanti mengemukakan bahwa pada tahun 2016 angka partisipasi pendidikan anak usia di Kabupaten Bogor mencapai sebesar 38,62% dengan jumlah paud yang tersebar di 40 kecamatan sebanyak 1855 paud, dan memiliki tutor sebanyak 6363 orang. Ia menegaskan, keberadaan paud sepenuhnya mendapat dukungan dari pemerintah, terbukti pemerintah pusat melalui APBN telah memberikan dana Bantuan Operasional Paud (BOP) bagi 1660 lembaga Paud di Kabupaten Bogor dengan jumlah total Rp22,320 miliar.

“Bantuan peningkatan mutu kepada pengelola tutor dan pemilik paud jumlahnya tidak sama, paling kecil Rp. 7,2 Juta dan paling besak Rp. 36 Juta, bergantung pada jumlah siswa yang berusia 5-6 tahun dengan perhitungan 1 anak Rp600.000 per tahun,” jelasnya. [] Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *