Bima : Sinergitas Pemerintah Daerah Dengan Polri Melalui Pelayanan

Bima : Sinergitas Pemerintah Daerah Dengan Polri Melalui Pelayanan

BOGOR-KITA.com – Untuk melayani pengaduan masyarakat terkait kedaruratan sejak tahun lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyediakan Call Center 112. Layanan ini menerima laporan masyarakat terkait kejadian darurat seperti bencana, kebakaran dan juga kekerasan.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya saat menjadi pembicara pada acara pelatihan peningkatan sinergitas dalam penanganan keluhan masyarakat yang diselenggarakan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Hotel Royal, jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bogor, Rabu (27/9/2017).

Menurut Bima, pada awalnya layanan ini masih ada yang mencoba untuk main-main, mungkin masyarakat mengira layanan ini tidak serius. Namun sekarang layanan SOS 112 ini sudah berfungsi dengan baik dan sangat bermanfaat ketika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan pelayanan cepat.

Selain SOS 112, Bima menambahkan, untuk menyerap dan menampung keluhan dan aspirasi masyarakat Pemkot Bogor juga memiliki layanan Aspirasi Kota Bogor. Layanan ini sudah dilengkapi dengan pengaduan melalui telepon dan juga sms yang akan dilayani oleh petugas operator. Petugas operator ini akan menerima sekaligus mencatat aspirasi baik melalui telepon maupun sms.

“Mudah-mudahan layanan ini dapat dipergunakan juga dilingkup Kepolisian sebagai bentuk sinergitas Pemerintah Daerah dengan Polri,” ujar Bima.

Sementara itu terkait kegiatan peningkatan sinergitas dalam penanganan keluhan masyarakat Komisioner Kompolnas Andrea Pulungan menuturkan, Polri dan Pemerintah Daerah perlu bekerjasama. Oleh karena itu, pihaknya mengundang Wali Kota Bogor karena dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan kepolisian, begitu pula sebaliknya untuk kebaikan Polri dibutuhkan juga kerjasama pemerintah daerah dengan pengawas Kepolisian. Baik pengawas internal maupun pengawas eksternal.

“Pada kesempatan ini Wali Kota Bogor bisa share bagaimana sinergi dan kerjasamanya dengan Kepolisian termasuk dalam menangani keluhan-keluhan masyarakat,” kata Andrea.

Ia menambahkan, tujuan diadakannya pelatihan ini di lingkungan Polri, yakni untuk membangun sinergitas pengawas internal dan eksternal agar Polri bisa lebih sejahtera, humanis, Pancasilais dan lebih membangun nilai-nilai promoter yang saat ini sedang didengungkan.

“Kami menggelar kegiatan ini selama tiga hari mulai dari tanggal 26 sampai 28 September 2017 dengan peserta dari seluruh Polda se-Indonesia,” pungkasnya. []Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *