Bima : FMP 2018  Pacu Semangat Nasionalisme dan Persatuan  

BOGOR-KITA.com – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menyambut baik Festival Merah Putih (FMP) 2018 yang akan dihelat dalam rangka memperingati HUT RI. Acara yang telah digelar sejak 2016 lalu itu diharapkan menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan, khususnya bagi warga Kota Bogor.

Hal tersebut diungkapkan Bima Arya di sela menerima audiensi dengan Panitia Festival Merah Putih di Ruang Paseban Sri Bima, Gedung Balaikota Bogor, Selasa (10/7/2018).

Dalam pertemuan yang dikomandoi oleh Ketua Pelaksana FMP 2018 Muzakkir, Bima Arya menerima pemaparan seluruh kegiatan yang mencapai 13 rangkaian acara. Seperti pemasangan bendera merah putih diseluruh jalan protokol Kota dan Kabupaten Bogor selama bulan Agustus sebanyak 17.845 buah, pembukaan upacara Festival Merah Putih 2018 di Kebun Raya Bogor yang direncanakan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada 11 Agustus 2018.

Ada juga rangkaian lainnya, seperti lomba kreativitas penyanyi jalanan, lomba mewarnai TK dan SD di pedestrian Kebun Raya Bogor, lomba gerak jalan baris berbaris tingkat SMP dan SMA, lomba paduan suara lagu kebangsaan, kemah kebangsaan, promosi pariwisata yang akan diangkat melalui pameran sketsa, kaulinan budak, hingga demo masak selebriti.

“Sesuai dengan temanya ‘Merah Putihku Satukan Kebhinekaan’ diharapkan Festival Merah Putih ini dapat memupuk rasa kebersamaan dalam kebhinekaan, cinta tanah air dan meningkatkan semangat nasionalisme warga melalui seluruh rangkaian yang disuguhkan panitia,” ungkap Bima.

Salah satu aktivitas yang cukup menarik perhatian, kata Bima, adalah mengarak bendera merah putih berukuran raksasa 5×100 meter dari Balaikota menuju Lapangan Pusdikzi, Jalan Sudirman, Kawasan Air Mancur, Kota Bogor pada Minggu, 5 Agustus 2018.

“Bendera tersebut merupakan hasil rajutan dan jahitan semua unsur. Lalu bendera diarak oleh masyarakat dari semua elemen, mulai dari TNI, Kepolisian dan ormas. Arak-arakan itu juga akan diiringi oleh drumband, barongsai, marawis dan sepeda hias pelajar. Ini menunjukkan Kota Bogor memiliki satu bahasa yakni bahasa persatuan bukan bahasa perbedaan. Jadi spiritnya itu dari Kota Bogor untuk Indonesia dan untuk kebersamaan kita,” jelas Bima.

Dalam pertemuan itu juga, Bima Arya dan sejumlah SKPD terkait memberikan sejumlah masukan kepada panitia FMP 2018 mengenai sejumlah rangkaian kegiatan yang berbarengan dengan acara pembawaan obor ASIAN Games 2018.[]Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *