Bertemu Langsung Walikota, Warga Kel.Bondongan Curhat

BOGOR-KITA.com – Walikota Bogor Bima Arya menemui warga Kelurahan Bondongan, Bogor Selatan, Senin (3/10/2016). Bima menjumpai warga dalam giat Ngantor Di Kelurahan. Dengan didampingi Camat Bogor Selatan Sudjatmiko, Lurah dan staff Kelurahan Bondongan Eman Sulaeman, warga benar-benar memanfaatkan pertemuan dengan menyampaikan keluhan-keluhan yang selama ini dirasakan. Sebagian warga curhat perihal jalannya pembangunan, mulai dari kemacetan, perbaikan jalan, pengamen, sarana kesehatan, hingga penangulangan bencana alam.
Sebagai walikota, Bima Arya secara seksama mendengarkan keluhan-keluhan yang disampaikan warga Kelurahan Bondongan disamping ada juga perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bogor.
Suparman, warga RW 1, meminta penataan Kali Cibalok. Sementara Eti, Ketua RW 7, mengaku sudah dua tahun menerima keluhan warganya terkait perbaikan aspal. “Sering terjadi kecelakaan terutama motor. Sudah sering disurvei dan diukur tapi tidak ada realisasi, hal ini jadi beban moril saya,” ungkap Eti. Meski demikian, Eti menyampaikan terima kasih atas pembangunan di wilayah RW 3 dan RW 5.
Sementara itu, Ketua RW 10 Tatang Supriyatna mengeluhkan kondisi wilayahnya yang selama enam bulan pasca bencana tanah longsor mengkhawatirkan. Terutama bila musim penghujan tiba. ”Jalan dekat lokasi (longsor) masih dipakai warga, saya khawatir pak,” lapornya.
Dua warga lainnya, Hasyim, warga RW 20 dan Ade Suminta, warga RW 4, kompak mengeluhkan kondisi posyandu yang ada di wilayahnya. Kedua warga juga mengeluhkan belum adanya MCK di Masjid Al Anwar. Sementara Tuti, warga RW 15 menyampaikan maraknya pengamen yang sering menaiki angkot. Dan Farida, warga RW 1 mengusulkan diadakannya kembali penyerahan sertifikat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Menanggapi keluhan dan kesah yang disampaikan warga Kelurahan Bondongan, Bima menginstruksikan Lurah Bondongan untuk melihat secara langsung dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Demikian juga perihal bencana longsor. Untuk penghijauan, Bima intruksikan Camat Bogor Selatan untuk mengajak warga dan para pelaku usaha, bersama-sama melaksanakan penghijauan. ”Jadi hijaunya tidak hanya dipusat kota. Ketuk para pelaku usaha. Khusus perbaikan jalan di RW.7, nanti akan dikordinasikan dengm DLLAJ dan Bina Marga,” tegas Bima.
Menjawab permasalahan pengamen, Bima menyampaikan data yang ada menunjukan para pengamen diorganisir. “Kita selalu kucing-kucingan dalam merazia begitu juga PSK. Solusi yang coba kita lakukan menertibkan angkot dan menggantinya dengan bus transpakuan. Selain ketegasan kita, kita tata kembali tempat mangkal mereka,” demikian Bima. [] Admin




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *