Awal Program “Tenda”, Usai Dialog dengan Warga, Bima Ronda

Program “Tenda”, Usai Dialog dengan Warga, Bima Ronda

BOGOR-KITA.com – Progran Tenda (tanya dan dengar) yang diluncurkan Walikota Bogor, Jumat (21/10/2016) lalu ditandai dengan menginap di Kelurahan Bubulak. Programyang mirip blusukan milik Presiden Joko Widodo ini, tidak asal menginap, melainkan menginap sambil merasakan beban warga melalui dialog secara langsung.

Pada malam pertama menginap, Bima lanjut dengan ‘ngeronda’. Bima ditemani Camat Bogor Barat, Lurah, Ketua RW, Ketua RT dan petugas jaga ronda berkeliling ke lima RT di wilayah RW 04. Setelah itu Bima beristirahat dengan warga di Poskamling. Menjelang Azan subuh, bersama warga Bima bergegas ke Masjid RW 04 untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah.

Selesai Shalat, Bima mengajak warga yang pagi itu didominasi anak muda untuk jalan sehat mengelilingi Kelurahan Bubulak ke Cifor dan kembali ke tempat semula satu jam kemudian. Rombongan langsung disuguhi sarapan nasi uduk yang dibuat ibu-ibu PKK Kelurahan Bubulak. Usai mengisi perut, Bima menanam sepuluh pohon pucuk merah hasil swadaya masyarakat. Pohon ini menjadi kenang-kenangan bagi warga atas kehadiran orang nomor satu di Kota Bogor.

Bima menuturkan, dari hasil menginap semalam bersama warga ia bisa lebih banyak mendengar, melihat dan merasakan apa yang dibutuhkan warga. Warga menginginkan perhatian dari pemerintah tentang pengadaan beberapa fasilitas. Melalui kegiatan ini pengadaan fasilitas tersebut bisa dibantu lebih cepat.

Contohnya pemuda yang berharap lapangan bisa diratakan agar bisa dipakai bermain bola. Minggu depan Dinas Binamarga akan menanganinya. Begitupun kebutuhan bangunan posyandu, akan ditangani dari dana sapras tahun depan. “Lampu penerangan jalan yang belum terpasang, kemarin malam sudah langsung bisa dipasang,” ujar Bima.

Menurut Bima, banyak hal istimewa di Kelurahan Bubulak, di antaranya, banyak tokoh masyarakat serta warga yang mempunyai inisitif tinggi seperti LSM dan DKM. Ia juga kagum dengan kekompakan dan kebersamaan warga. Namun, ada yang harus diperbaiki warga terkait pola hidup bersih dan sehat. Sampah masih dibuang sembarangan, sehingga perlu ada sistim pengelolaan sampah. Begitupun tempat tinggal warga, ada beberapa yang kondisinya masih harus diperhatikan.

Untuk itu Bima berharap, Lurah dan Camat bisa menjadi jembatan antara pemerintah dengan warga.
“Tak lupa, komunikasi tetap dan terus dirawat karena hanya dengan kebersamaan dan kekompakan warga Bubulak bisa menjadi lebih baik,” pungkas Bima. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *