cpns_kota_bogor

1.350 Peserta IkutiSeleksi CPNSKabupaten Bogor

BOGOR-KITA.com – Tes Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2014 masih berlangsung. Sejak dibuka pada Sabtu (18/10) lalu, sebanyak 1.350 peserta sudah mengikuti ujian dari total 4.708 peserta yang lolos seleksi administrasi beberapa waktu lalu.

Menurut data yang diterima PAKAR dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, sebanyak 69 peserta tidak hadir dalam seleksi kali ini.

“Kita melaksanakan ujian secara bertahap. Tahap pertama untuk tenaga pendidik, diawali dengan guru SD yang akan berakhir Rabu (22/10). Lalu nanti disusul guru SMP dan SMA. Barulah kita lanjutkan untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis strategis lainnya. Tes sendiri akan berakhir pada 29 Oktober mendatang,” ujar Rusliandy, Kepala Bidang (Kabid) Formasi pada BKPP Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan, untuk penentuan peserta yang lulus seleksi, maka ditetapkan passing grade sebesar 271, diantaranya untuk Tes Wawasan Kebangsaan minimal 70 poin, Tes Inletigensi Umum minimal 75 poin dan Tes Karakter Kepribadian 126 poin.

“Standar ini sudah ditetapkan. Jadi sistemnya begini. Kalau seorang peserta bisa meraih 300 poin, namun standar minimum untuk Tes Wawasan Kebangsaannya hanya 69 poin, sekalipun nilainya tinggi dia tidak lolos. Sementara itu, untuk 2 peserta dengan poin serupa, maka kita akan urutkan dari tes karakter kepribadian tertinggi,” beber Rusliandy.

Menurutnya, tes menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test-red.) memudahkan proses penilaian dan juga efisiensi biaya pelaksanaan ujian karena menghemat biaya gedung dan kertas ujian.

Setiap peserta diberikan waktu 90 menit untuk menjawab 100 pertanyaan yang diberikan oleh panitia. “Dalam sehari, kita berikan 5 gelombang ujian. Satu kali pelaksanaan tes diikuti oleh 90 orang,” sambungnya.

Destiara, salah seorang peserta ujian mengaku cukup deg-degan dengan ujian menggunakan sistem CAT kali ini. Namun, untuk memantapkan diri, guru honor di SD Dinamika Desa Jampang, Kecamatan Kemang ini mengasah kemampuannya dengan berlatih.

Tak jauh berbeda, Lestiorini, salah seorang peserta asal Kota Tangerang mengaku dirinya berusaha semampunya menjawab pertanyaan yang diberikan panitia. Tahun ini merupakan kali keduanya mengikuti tes CPNS setelah tahun lalu gagal di Perpustakaan Nasional-RI. [] Harian PAKAR/Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *